Sabtu, 21 Februari 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

3 Juta Calon KPM Tunggu Pencairan Bansos dari Kemensos

Redaksi - Saturday, 21 February 2026 | 08:54 AM

Background
3 Juta Calon KPM Tunggu Pencairan Bansos dari Kemensos
Menteri Sosial Saifullah Yusuf. ( Istimewa/)


Salsabilafm.com – Sekitar tiga juta calon penerima manfaat bantuan sosial (bansos) tercatat belum menerima pencairan dana karena masih dalam proses administrasi penyaluran oleh Kementerian Sosial. Mayoritas merupakan penerima baru hasil pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).


Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, tambahan penerima muncul setelah pembaruan data yang dilakukan secara berkala setiap triwulan.


"Dari hasil pembaruan DTSEN, muncul penambahan keluarga penerima manfaat yang sebelumnya belum terdaftar," ujarnya di Jakarta, Sabtu (21/2/2026).


Dari total tiga juta calon penerima tersebut, sekitar satu juta merupakan penerima baru Program Keluarga Harapan (PKH), sementara sekitar dua juta lainnya adalah penerima Bantuan Pangan Nontunai (BPNT).


Namun hingga kini, para penerima baru itu masih menunggu penyelesaian pembukaan rekening kolektif (burekol), distribusi kartu, serta persiapan penyaluran melalui PT Pos Indonesia.


"Sebagian besar belum memiliki rekening. Maka itu ada namanya buka burekol dan perlu waktu satu hingga dua bulan sebelum bantuan dapat dicairkan," jelas Gus Ipul, sapaannya.


Menurut dia, tahapan administrasi tersebut penting untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan langsung masuk ke rekening penerima.


Seluruh penyaluran bansos dilakukan melalui bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) serta Bank Syariah Indonesia guna menjamin transparansi dan akuntabilitas distribusi.


Realisasi Triwulan I Capai 85 Persen


Sementara itu, penyaluran bansos triwulan pertama 2026 dilaporkan berjalan progresif. Hingga awal Februari yang bertepatan dengan bulan Ramadan, realisasi penyaluran telah melampaui 85 persen atau lebih dari Rp15 triliun.


Untuk program PKH, bantuan telah diterima oleh 8.940.958 keluarga penerima manfaat (KPM) dari total alokasi 10 juta KPM. Nilai yang telah disalurkan mencapai lebih dari Rp6 triliun atau sekitar 89,4 persen.


Adapun BPNT telah menjangkau lebih dari 15 juta KPM dari total 18.250.000 KPM, dengan nilai penyaluran melebihi Rp9 triliun atau sekitar 86,9 persen. (*)