Minggu, 22 Februari 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Hanyut 1 Kilometer, Bocah 8 Tahun di Sampang Ditemukan Meninggal Tersangkut Jaring

Ach. Mukrim - Sunday, 22 February 2026 | 01:56 AM

Background
Hanyut 1 Kilometer, Bocah 8 Tahun di Sampang Ditemukan Meninggal Tersangkut Jaring
Kondisi korban saat dievakuasi petugas (BPBD untuk Salsabilafm/)

salsabilafm.com - M, seorang anak berusia 8 tahun asal Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Jawa Timur ditemukan meninggal dunia usai hanyut terbawa arus air sungai. 


Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Mohammad Hozin mengatakan, kejadian bermula saat M bermain dengan dua temannya yakni HB (10) dan A (10).


Tiga bocah tersebut bermain di sungai Dusun Gajam, Desa Tambaan sekitar pukul 15.00 pada Sabtu (21/2/2026). Namun, menjelang petang, warga mendengar A meminta tolong. Warga kemudian datang ke tepi sungai. 


"Saat itu, HB sudah dalam kondisi lemas. Warga lalu datang ke tepi sungai dan melihat HB sudah dalam kondisi lemas," ujarnya, Minggu (22/2/2026)


Dia mengungkapkan, warga langsung mengevakuasi korban (HB) dan membawanya ke puskesmas terdekat untuk segera mendapatkan penanganan medis. 


"Untuk HB saat ini masih dalam pemulihan," ungkap Hozin.


Dari evakuasi tersebut, warga baru mengetahui bahwa masih ada satu anak yang belum ditemukan, yakni M. Warga kemudian mulai melakukan pencarian dan penyisiran di sepanjang aliran sungai tersebut. 


Petugas gabungan dari BPBD, polsek setempat, tim SAR dan Basarnas langsung turun ke lokasi membantu pencarian korban. 


"Kemarin kami lakukan pencarian sampai malam masih belum ditemukan," jelasnya.


Kini, korban M telah ditemukan tadi pagi, Minggu (22/2/2026).


Hozin menjelaskan, tubuh M tersangkut di jaring nelayan yang berada di bawah jembatan Kecamatan Camplong. Saat ditemukan, korban dalam kondisi meninggal dunia.


 "Titik penemuan korban itu sekitar 1 kilometer dari titik awal. Jadi tubuhnya tersangkut jaring ikan," tuturnya. 


Petugas langsung membantu melakukan evakuasi dan membawa korban ke rumah duka untuk dimakamkan.


"Sudah kami evakuasi sekitar pukul 06.25 tadi pagi," pungkas Hozin. (Mukrim)