Puasa 2026, Pemkab Bangkalan Batasi Penggunaan Toa dan Larang Jual Beli Mercon
Redaksi - Saturday, 21 February 2026 | 08:48 AM


salsabilafm.com - Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur membatasi penggunaan Toa dan ronda sahur. Hal itu dilakukan agar tak menganggu kenyamanan masyarakat dalam melaksanakan ibadah puasa.
Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengatakan pihaknya telah mengeluarkan surat edaran (SE) nomor 4 Tahun 2026 tentang pelaksanaan ibadah bulan Ramadan 1447 Hijriyah.
Dalam surat tersebut terdapat beberapa poin di antaranya pembatasan penggunaan pengeras suara luar saat pelaksanaan tadarus. Pengeras suara itu dibatasi maksimal hingga pukul 22.00.
Tak hanya itu, masyarakat diminta tidak melakukan ronda sahur sebelum pukul 02.30. Tujuannya agar tak mengganggu kenyamanan dan kekhusyukan dalam beribadah.
"Kami sudah minta agar seluruh camat menyampaikan hal ini ke lurah dan kades di wilayah masing-masing," ucapnya, Jumat (20/2/2026).
Lukman juga meminta agar para penjual makanan bisa mulai berjualan pada pukul 15.00 dan tidak berjualan pada pagi hingga siang hari.
Selain itu, pihaknya juga melarang masyarakat memproduksi, memperdagangkan, membeli, membakar dan membunyikan mercon atau petasan. Sebab, kasus ledakan mercon tak hanya membahayakan namun juga bisa berakibat fatal.
"Apalagi setiap tahun selalu ada korban dari ledakan mercon atau petasan ini. Jadi mari kita sama-sama menjaga lingkungan dan keluarga dari bahaya tersebut," jelasnya.
Bupati meminta agar masyarakat memperbanyak kegiatan positif selama Ramadan. Dia pun meminta masyarakat tidak melakukan kegiatan yang melanggar norma kesusilaan.
"Khususnya yang terkait dengan hal-hal kemaksiatan agar bisa dicegah," tutupnya. (*)
Next News

Tinjau Sekolah Ambruk di Bangkalan, Mendikdasmen Targetkan Perbaikan Rampung Tahun Ini
16 hours ago

BNNP Jatim Sebut Bangkalan Jadi Target Peredaran Narkoba
16 hours ago

PMI Asal Bangkalan Dipulangkan dari Taiwan dan Malaysia
16 hours ago

Disnaker Sebut Jumlah 14.744 Pengangguran di Sampang Tergolong Masih Rendah
16 hours ago

Gelar Paripurna LKPJ, DPRD Sampang Soroti dan Apresiasi Capaian Kinerja Pemkab 2025
17 hours ago

11 Ribu Pekerja Rentan di Sumenep Dapat Perlindungan Sosial
17 hours ago

PMII Sampang Sebut Tambang Galian C Picu Banjir dan Kerusakan Lingkungan
17 hours ago

Krisis Ekologis di Sampang, Ketua KOPRI PKC PMII Jatim: Perempuan Pihak Paling Terdampak
17 hours ago

Jelang Iduladha, Sumenep Perketat Pengawasan dan Aktivitas Jual Beli Hewan Kurban
17 hours ago

Kementan Gencarkan Tanam Serentak di Sumenep
17 hours ago





