Jumat, 18 September 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Ratusan KK di Bangkalan Belum Nikmati Listrik, Wabup Usulkan Aktivasi PLTG

Redaksi - Friday, 18 September 2026 | 06:46 AM

Background
Ratusan KK di Bangkalan Belum Nikmati Listrik, Wabup Usulkan Aktivasi PLTG
Ilustrasi aliran listrik. (Istimewa/)

salsabilafm.com  - Ratusan keluarga di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur masih belum menikmati aliran listrik hingga saat ini. Pemerintah setempat kini berupaya melakukan pemerataan listrik agar semua masyarakat bisa mendapatkan penerangan


Wakil Bupati Bangkalan, Mohammad Fauzan Ja'far mengatakan, berdasarkan data yang dimiliki, terdapat 976 Kepala Keluarga (KK) belum mendapat aliran listrik untuk kebutuhan sehari-hari. Bahkan, tak sedikit masyarakat yang masih menggunakan lampu petromax dan obor untuk penerangan di malam hari.


Setelah mendapatkan data tersebut, pihaknya berupaya melakukan pemerataan suplai listrik untuk masyarakat. Salah satunya yakni dengan menyampaikan usulan lokasi pemasangan listrik pada program listrik pedesaan saat menghadiri rapat di PLN Induk Distribusi Jawa Timur. 




"Untuk tahun 2026 ini, kami sudah mengusulkan 49 desa yang tersebar di 12 kecamatan," ucapnya, Kamis (17/9/2026).


Agar distribusi listrik bisa menjangkau seluruh masyarakat, pihaknya juga menyampaikan 444 usulan ke Dinas ESDM Provinsi Jatim dan 246 usulan ke Kementerian ESDM. 




"Kami juga siap melakukan pemutakhiran maupun penambahan data usulan melalui sistem yang disediakan PLN dan Kementerian ESDM agar kebutuhan masyarakat yang belum teraliri listrik 

dapat terakomodasi," jelasnya.


Fauzan juga menilai kebutuhan listrik masyarakat di Madura tidak bisa hanya mengandalkan pasokan listrik dari Pulau Jawa yang disambungkan melalui jaringan transmisi di Jembatan Suramadu. Menurutnya, Bangkalan memiliki potensi yang bisa digunakan sebagai sumber energi listrik




"Kita punya banyak potensi, karena gas alam yang dikelola Blok WMO (West Madura Offshore) itu bisa menjadi salah satu sumber energi," jelasnya.


Menurutnya, rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) di Desa Gili Timur, Kecamatan Kamal yang sebelumnya sempat mandek itu bisa dikaji kembali. Sehingga, wilayah Madura memiliki pembangkit listrik yang mandiri untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat. 


"Sumber energinya kita sudah ada. Sehingga kita usulkan juga agar PLTG Gili Timur itu bisa dikaji kembali," pungkas Fauzan. (*)