Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya akibat Karhutla
Redaksi - Friday, 18 September 2026 | 06:55 AM


salsabilafm.com – Kualitas udara di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, dilaporkan masuk kategori berbahaya akibat dampak kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.
Berdasarkan pantauan BMKG pada Jumat (18/9/2026) pukul 12.00 WIB, konsentrasi partikulat PM2.5 di Palangka Raya mencapai 990,5 mikrogram per meter kubik (µg/m³). Angka tersebut jauh di atas ambang kategori berbahaya, yakni lebih dari 250,5 µg/m³.
Kondisi tersebut menjadikan Palangka Raya sebagai wilayah dengan kualitas udara terburuk di Indonesia berdasarkan pemantauan BMKG saat itu.
Data IQAir pada pukul 13.00 WIB juga menunjukkan kondisi serupa.
Konsentrasi PM2.5 tercatat mencapai 606,2 µg/m³ atau sekitar 121 kali lebih tinggi dibanding nilai panduan tahunan PM2.5 dari WHO.
PM2.5 merupakan partikel polutan berukuran kurang dari 2,5 mikron yang dapat masuk jauh ke dalam sistem pernapasan dan berisiko terhadap kesehatan. Salah satu sumber peningkatan konsentrasi PM2.5 adalah karhutla.
Sementara itu, BNPB melaporkan masih terdapat puluhan titik api di wilayah Kalimantan, khususnya Kalimantan Tengah.
Data BNPB per Kamis (17/9/2026) mencatat 63 titik api terdeteksi di Kalimantan Tengah, dengan luas lahan terbakar mencapai 115,4 hektare dalam 24 jam terakhir.(*)
Next News

26 Dapur MBG di Sampang Disetop Sementara, BGN Temukan Ketidakberesan Laporan Dana
7 hours ago

Gerebek Pulau Mandangin, Polisi Amankan 3 Terduga Pengedar Narkoba
7 hours ago

Pohon Tumbang Timpa Sepeda Motor dan Tutup Akses Jalan di Robatal Sampang
7 hours ago

Perkuat Ekonomi Lokal, Pemkab Sampang Gandeng Indomaret Pasarkan Produk UMKM
7 hours ago

Lepas Sambut, Letkol Herru: Saya Merasa Terhormat Jadi Bagian dari Kodim 0828/Sampang
7 hours ago

Pembalut Masih Dikenai PPN, DJP: Beban Pajak Efektif Setara 11 Persen
11 hours ago

Luar Biasa! Gita Nada Idaman AL-Munawarah Borong 6 Piala di WMC Season 5 Se-Jawa Timur
a day ago

Balap Liar di JLS Sampang, 36 Sepeda Motor Diamankan Polisi
a day ago

Melihat Sampang dari Seberang Jalan: Menggugat Pendidikan dan Ruang Perempuan Lewat Diskusi Literasi
a day ago

MUI dan HMI Bangkalan Gelar Bedah Buku Etika Pengolahan Air Limbah
a day ago





