PMII Sampang Soroti Penyaluran Bantuan P3KE: Potensi Timbulkan Maladministrasi
Syabilur Rosyad - Saturday, 18 October 2025 | 06:52 PM


salsabilafm.com – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Sampang menggelar audiensi dengan Dinas Sosial Perlindungan Perempuan dan Anak (Dinsos PPA) Kabupaten Sampang, Jumat (18/10/2025).
Dalam pertemuan tersebut, PMII mendesak adanya transparansi, akuntabilitas, serta kejelasan pedoman teknis dalam pelaksanaan program Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).
"Ada ketimpangan antara data penerima dan realisasi bantuan yang tidak terpublikasikan. Ini menunjukkan lemahnya basis verifikasi sosial dan berpotensi menimbulkan maladministrasi dalam pelaksanaan program," kata Latifah, ketua PC PMII Sampang kepada salsabilafm.com, Sabtu (18/10/2025).
PMII juga menyoroti minimnya sosialisasi di tingkat penerima manfaat, yang menyebabkan banyak warga tidak mengetahui tujuan maupun bentuk penggunaan dana bantuan. Selain itu, mekanisme pendampingan dinilai belum berjalan sesuai pedoman dan petunjuk teknis (juknis) yang semestinya menjadi acuan.
"Jika pendampingnya saja tidak memegang juknis, bagaimana mereka bisa menjalankan tugas dan tanggung jawabnya? Artinya, program ini justru berjalan tanpa pedoman tertulis," tambahnya.
Menurut Latifah, kondisi tersebut mencederai prinsip good governance yang menekankan keterbukaan, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat dalam setiap kebijakan publik.
"Bagi kami, keberhasilan P3KE bukan diukur dari jumlah dana yang tersalurkan, tetapi dari sejauh mana masyarakat miskin benar-benar berdaya dan lepas dari ketergantungan ekonomi," ujarnya.
PMII menegaskan bahwa upaya pengentasan kemiskinan ekstrem tidak boleh berhenti pada distribusi bantuan semata, melainkan harus menjadi gerakan pemberdayaan yang menyentuh akar struktural kemiskinan di masyarakat.
Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos PPA Kabupaten Sampang, Erwin Erwil Syahrial, belum dapat dikonfirmasi terkait kritik dan rekomendasi yang disampaikan PMII dalam audiensi tersebut. (Syad)
Next News

Pria di Pamekasan Diamankan Polisi, Tidak Bayar saat Belanja di Toko Kelontong
10 hours ago

Polisi Tangkap 3 Pengedar Sabu di Sumenep, Barang Bukti 0,62 Gram
11 hours ago

Sumur Bor Keluar Gas, ESDA Sumenep ke Lokasi Ambil Sampel Air
11 hours ago

8.187 KPM di Bangkalan Terindikasi Judi Online, 445 Ajukan Sanggah untuk Reaktivasi
11 hours ago

Prabowo Sebut Pemerintah Pusat Akan Ambil Alih Pengangkatan Guru
11 hours ago

Prabowo Sebut Kebocoran Ekspor Indonesia Capai Rp15.000 Triliun
11 hours ago

Pemuda 20 Tahun Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi
11 hours ago

Nenek Hilang di Sampang Akhirnya Ditemukan Meninggal
11 hours ago

Prabowo Soroti Birokrat yang Disebut sebagai Deep State
11 hours ago

Alokasi Pupuk Bersubsidi 2026 di Sampang Meningkat
a day ago





