Petani di Sumenep Dibekuk Polisi, Diduga Simpan Bahan Peledak
Redaksi - Friday, 24 October 2025 | 06:54 PM


salsabilafm.com – Kepolisian Resor (Polres) Sumenep melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) sukses membongkar praktik kejahatan kepemilikan bahan peledak ilegal di wilayah hukum mereka.
Kasus ini melibatkan tindak pidana tanpa hak atau izin, yang mencakup kegiatan membawa, menguasai, menyimpan, membeli, atau menjual material berbahaya.
Pengungkapan signifikan ini didasarkan pada Laporan Polisi dengan Nomor: LP/A/33/X/2025/SPKT/POLRES SUMENEP/POLDA JATIM, yang tercatat pada tanggal 23 Oktober 2025.
Operasi penangkapan dilaksanakan pada hari Kamis, 23 Oktober 2025, sekitar pukul 01.30 WIB.
Lokasi penemuan dan penangkapan tersangka berada di kediamannya, tepatnya di Dusun Karamat, Desa Banjar Barat, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep. Tersangka berinisial M (48) merupakan seorang petani asal desa setempat.
Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas penyimpanan bahan peledak tanpa izin di rumah tersangka.
Mendapat laporan tersebut, tim Resmob Satreskrim Polres Sumenep langsung bergerak ke lokasi dan melakukan penggeledahan.
Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan sejumlah bahan peledak dan peralatan peracik, antara lain sendok bengkok, gunting, obeng, palu, sumbu, bubuk serbuk berwarna silver, timbangan, serta berbagai alat lainnya yang digunakan untuk merakit bahan peledak.
"Seluruh barang bukti tersebut langsung diamankan. Sementara tersangka M diamankan ke Mapolres Sumenep untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," ungkap Widiarti pada Jumat (24/10/2025).
Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 1 ayat (1) dan (3) Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1951 tentang bahan peledak (handak).
"Tindakan kepolisian ini merupakan bentuk komitmen Polres Sumenep dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat."
"Bahan peledak tanpa izin resmi sangat berbahaya karena dapat mengancam keselamatan warga," pungkasnya. (*)
Next News

Petugas Gagalkan Penyelundupan 2.723 Ekor Burung di Pelabuhan Sumenep
a day ago

Kepala Disperta-KP Sampang Siap Ganti Hand Traktor Hilang: Kami Menunggu Rekomendasi Bupati
a day ago

Kecam Penganiayaan Guru Madrasah di Sampang, JPPI: Stop Jadikan Sekolah Ring Tinju
3 days ago

Pemuda di Sampang Lakukan Percobaan Bunuh Diri, Diduga Karena Putus Cinta
3 days ago

Pasutri di Bangkalan Digerebek Polisi, Diduga Edarkan Sabu
3 days ago

65 Napi di Pamekasan Dipindah Imbas Pegawai Lapas Bawa Sabu, 23 ke Nusakambangan
5 days ago

Guru Madrasah di Sampang Dianiaya Dua Pria Bersenjata Celurit, Korban Dirawat Intensif
5 days ago

Terekam CCTV, Maling Motor Pemilik Warung Madura Ditangkap Polisi
8 days ago

Ungkap Kasus Pembunuhan di Lenteng Sumenep, Polisi: Motifnya Cemburu
9 days ago

pelaku Pembacokan Berujung Maut di Sumenep Diringkus Polisi
10 days ago




