Pertalite di SPBU Pliyang Sampang Kosong Akibat Sanksi, Pengendara Terpaksa Beli Pertamax
Syabilur Rosyad - Wednesday, 17 June 2026 | 07:21 AM


salsabilafm.com – Sejumlah pengendara sepeda motor mengeluhkan sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite di SPBU yang berada di Jalan Raya Pliyang, Kabupaten Sampang.
Kondisi tersebut berlangsung selama beberapa hari terakhir. Akibatnya, banyak pengendara terpaksa membeli BBM nonsubsidi (Pertamax) dengan harga yang lebih tinggi.
Salah seorang pengendara, Nova mengaku sudah beberapa kali mendatangi SPBU tersebut untuk membeli Pertalite. Namun, setiap kali datang, dia selalu mendapat informasi bahwa stok sedang kosong.
"Sudah beberapa kali saya datang ke SPBU itu untuk membeli Pertalite, tetapi selalu diberitahu stoknya kosong. Akhirnya saya terpaksa membeli Pertamax daripada harus berkeliling mencari SPBU lain," ujarnya, Rabu (17/6/2026).
Kelangkaan Pertalite tersebut memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Sebagian warga menduga kekosongan stok sengaja dibiarkan agar konsumen beralih menggunakan BBM nonsubsidi seperti Pertamax.
Menanggapi hal itu, Pengawas SPBU Sampang, Agus Kurniawan, membenarkan bahwa stok Pertalite di SPBU tersebut memang kosong dalam beberapa hari terakhir. Namun, dia membantah kekosongan itu berkaitan dengan upaya mengarahkan konsumen membeli Pertamax.
"Iya benar, sudah beberapa hari ini kosong. Kami sedang terkena sanksi dari Pertamina," katanya saat dihubungi salsabilafm, Rabu (17/6/2026).
Menurut Agus, penghentian pasokan Pertalite merupakan konsekuensi atas sanksi yang dijatuhkan Pertamina kepada SPBU tersebut.
Sanksi itu diduga berkaitan dengan temuan penjualan BBM menggunakan jeriken yang sempat viral beberapa waktu lalu yang diduga melibatkan salah satu pegawai SPBU.
"Kemarin sempat viral karena ada dugaan pegawai kami melayani pembelian BBM menggunakan jeriken. Karena itu kami dikenai sanksi dan untuk sementara tidak mendapat pasokan Pertalite," jelasnya.
Akibat sanksi tersebut, pasokan Pertalite ke SPBU di Pliyang itu dihentikan sementara hingga proses evaluasi dari Pertamina selesai dilakukan. Sementara itu, masyarakat diimbau mencari alternatif SPBU lain yang masih memiliki stok Pertalite untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar sehari-hari. (Syad)
Next News

Susu MBG Berulat Ditemukan di SDN Buker 3 Jrengik, Satgas Akan Lakukan Pengecekan
11 hours ago

DPRD Sampang Dukung Penyediaan Fasilitas Uji Tar dan Nikotin bagi Rokok Lokal
12 hours ago

Pemkab Sumenep Kaji Pemberian Subsidi Transportasi ke Wilayah Kepulauan
12 hours ago

Pemancing Asal Raas Sumenep Hilang, Perahu Ditemukan Mengapung
12 hours ago

Kapal Pengangkut BarangTenggelam di Perairan Kangean Sumenep
12 hours ago

PBNU Undang Prabowo Tutup Munas-Konbes NU di Bangkalan
12 hours ago

DWP Kabupaten Sumenep Gelar Donor Darah Peringati Hari Donor Darah Sedunia 2026
12 hours ago

Ruang Kelas SDN di Bangkalan Berlantai Tanah, Siswa: Biasanya Bangku Ada Debu
13 hours ago

616 Jamaah Haji Asal Sampang Dijadwalkan Tiba di Tanah Air pada 19 Juni 2026
15 hours ago

Dinkes KB Sampang Fokus 1.000 HPK, Cegah Stunting Sejak Dini
15 hours ago





