PBNU Undang Prabowo Tutup Munas-Konbes NU di Bangkalan
Redaksi - Wednesday, 17 June 2026 | 07:12 AM


salsabilafm.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengundang Presiden RI Prabowo Subianto untuk hadir dan memberikan amanat pada penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (Konbes NU) 2026.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU Saifullah Yusuf mengatakan, pembukaan Munas dan Konbes NU direncanakan digelar di Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri. Sementara penutupan direncanakan berlangsung di STAI Pesantren Syaichona Moh Cholil Bangkalan, Jawa Timur, apabila jadwal Presiden memungkinkan.
"Sementara penutupan direncanakan mudah-mudahan nanti di Bangkalan. PBNU mengundang secara resmi Bapak Presiden Prabowo untuk bisa memberikan amanat pada saat penutupan nanti," kata Gus Ipul, sapaan familiarnya, dalam keterangan tertulis, Rabu (17/6/2026).
Pernyataan itu disampaikan Gus Ipul setelah memimpin apel kesiapan Banser menjelang pelaksanaan Munas dan Konbes NU 2026 di Pesantren Ploso, Kediri, Selasa (16/6/2026). Apel tersebut melibatkan unsur Banser dan tim keamanan pesantren.
Gus Ipul yang juga Ketua Panitia Munas-Konbes dan Muktamar NU menjelaskan, lokasi penutupan masih menyesuaikan jadwal Prabowo. Jika Prabowo dapat hadir, penutupan akan ditempatkan di Bangkalan. Namun, jika jadwal Presiden belum memungkinkan, penutupan akan dilakukan di Pesantren Ploso.
"Jika waktunya memungkinkan hadir, maka penutupan akan ditempatkan di Bangkalan. Tetapi jika tidak, penutupan akan dilakukan di Ploso," ujar Gus Ipul.
"Ini semua masih menyesuaikan jadwal Presiden," sambungnya.
Kata Gus Ipul, undangan kepada Prabowo masih dalam proses koordinasi dan konfirmasi. PBNU berharap jadwal Prabowo memungkinkan untuk hadir dalam forum besar NU tersebut.
"Ini masih dalam koordinasi, dalam konfirmasi. Mudah-mudahan waktunya memungkinkan," ujar dia.
"Tetapi PBNU melalui rapat sudah memutuskan untuk mengundang Bapak Presiden pada tanggal 23 Juni yang akan datang di Kabupaten Bangkalan," lanjutnya.
Menurut dia, pembukaan Munas dan Konbes NU di Pesantren Ploso akan mengundang pejabat pemerintah daerah (pemda), baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Panitia juga akan mengundang para pengasuh pesantren, pengurus NU dari berbagai daerah, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan.
"Tentu pembukaan akan mengundang pejabat-pejabat pemerintah daerah, mungkin tingkat provinsi maupun kabupaten-kota, mengundang pengasuh-pengasuh pesantren, dan pihak-pihak lain yang disesuaikan dengan kapasitas tempat pembukaan," jelasnya.
Dia menerangkan, Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026 merupakan bagian dari tahapan penting menuju Muktamar NU. Karena itu, seluruh persiapan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.
"Persiapan muktamar ini kan berkelanjutan. Konbes ini adalah tahapan pertama menuju muktamar," ujar Gus Ipul.
Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026 dijadwalkan menjadi forum strategis untuk membahas berbagai agenda keorganisasian, keumatan, dan kebangsaan. Forum ini juga menjadi bagian dari konsolidasi NU menjelang pelaksanaan muktamar. (*)
Next News

Diikuti 3.624 Peserta, Kemenag Sumenep Masuk 12 Besar Gerakan Indonesia Berkiblat
5 hours ago

Idul Khotmi Nasional, Puluhan Ribu Jamaah Tarekat Tijaniyah Padati Ponpes Al-Amien
5 hours ago

Ponpes Assirojiyyah Kajuk Sampang Kembali Latih Santri Tangguh Bencana
a day ago

Ribuan Warga Pulau Pagerungan Kecil Sumenep Segera Nikmati Listrik
a day ago

Nelayan Pamekasan Dilaporkan Hilang, Tim Gabungan Lakukan Pencarian
a day ago

Ari Adriansyah Sampang Lolos Top 42 D'Academy 8, Dapat 3 SO dari Juri
a day ago

Ormas Gaib Desak PLN Benahi Tiang Miring dan Tegangan Turun
a day ago

MUI Sampang Minta DPRD Dukung RUU Pidana LGBT Masuk Prolegnas
a day ago

Marak Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, MUI Sampang: Fenomena Gunung Es
a day ago

Pengawasan Program MBG di Sampang Diperketat, Wabup: Penindakan Kewenangan BGN Pusat
a day ago





