Kapal Pengangkut BarangTenggelam di Perairan Kangean Sumenep
Redaksi - Wednesday, 17 June 2026 | 07:13 AM


salsabilafm.com - Kapal motor pengangkut barang KM La Risky tenggelam di perairan selatan Pulau Mamburit, Kecamatan Kangean, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Selasa (16/6/2026) siang. Kapal diduga menabrak karang saat berlayar sehingga mengalami kebocoran dan tenggelam bersama sebagian muatannya.
Kapal milik Mulyadi, warga Desa Timur Jangjang, Kecamatan Kangayan, itu mengangkut tabung gas Elpiji 3 kilogram, material bangunan, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya. Insiden terjadi sekitar 1,5 mil laut dari Pelabuhan Batuguluk.
Akibat benturan dengan karang, lambung kapal mengalami kebocoran sehingga air laut masuk ke dalam kapal. Kondisi tersebut menyebabkan kapal tidak dapat dipertahankan dan akhirnya tenggelam.
Nakhoda yang juga merupakan anak buah kapal sekaligus pemilik kapal berhasil diselamatkan oleh nelayan yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Selain mengevakuasi korban, nelayan juga membantu menyelamatkan sebagian muatan berupa tabung gas 3 kilogram dan kasur spring bed.
Sementara itu, sebagian besar muatan lainnya dilaporkan hanyut dan tenggelam bersama kapal. Akibat kejadian tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai Rp450 juta.
Pelaksana Tugas Kasi Humas Polres Sumenep, Kompol Widiarti, membenarkan peristiwa kecelakaan laut tersebut. Menurutnya, insiden terjadi sekitar pukul 14.45 WIB di perairan Pulau Kangean.
"Benar telah terjadi kecelakaan laut yang melibatkan KM La Risky di perairan Pulau Kangean, Sumenep. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kapal mengangkut tabung gas LPG, material bangunan, dan kebutuhan pokok lainnya. Kapal diduga menabrak karang sehingga tenggelam dan sebagian besar muatan terbawa arus laut," ujar Widiarti, Selasa, (16/6/2026).
Diketahui, perjalanan laut dari daratan Kabupaten Sumenep menuju Kepulauan Kangean membutuhkan waktu sekitar 12 jam. Hingga kini, peristiwa tenggelamnya kapal tersebut masih dalam pendataan oleh pihak terkait. (*)
Next News

Desa Terdampak Kekeringan di Pamekasan Diprediksi Bertambah, BPBD: Tunggu SK dari Bupati
a day ago

Sempat Hilang Dicuri Maling, Motor Milik Warga Pamekasan Akhirnya Kembali
a day ago

Kecam Pelecehan Seksual terhadap Anak, KOPRI PMII Sampang Desak Pelaku Dihukum Berat
a day ago

SPBU Arahkan Pengguna Jeriken Urus Rekomendasi, Disperta KP: Kalau Diperjualbelikan Kembali Kami Tolak
a day ago

Dinsos PPA Sampang Dampingi Korban Rudapaksa 27 Orang, Pastikan Hak Pendidikan Terpenuhi
a day ago

Pemkab Sampang Tunggu Petunjuk ESDM Jatim Tangani Sumur Bor Diduga Mengandung Gas
a day ago

Kantor Imigrasi Pamekasan Deportasi 5 WNA Asal Malaysia dan Pakistan
21 hours ago

Lahan Tembakau di Pamekasan Dirusak OTK, Petani Rugi Rp6,5 Juta
21 hours ago

Desak Polisi Tangkap 27 Pelaku Rudapaksa Anak, DPRD Sampang: Itu Tindakan Biadab
21 hours ago

Gerakan Indonesia Asri 2026 Diluncurkan di Sampang, Dorong Lingkungan Bersih dan Berkelanjutan
2 days ago





