Senin, 21 September 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Kebakaran di Pamekasan, Uang Rp20 Juta Hasil Tembakau Ikut Hangus

Redaksi - Monday, 21 September 2026 | 05:23 AM

Background
Kebakaran di Pamekasan, Uang Rp20 Juta Hasil Tembakau Ikut Hangus
Tim damkar berusaha memadamkan api rumah warga di Desa Larangan Slampar, Kecamatan Tlanakan. (Istimewa/)

salsabilafm.com  – Uang Rp20 juta hasil penjualan tembakau milik Kinanah (26), warga Dusun Tengah, Desa Larangan Slampar, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, ludes terbakar bersama rumahnya, Senin (21/9/2026). 


Uang tersebut rencananya akan digunakan Kinanah untuk membangun rumah. Namun, saat kebakaran terjadi, Kinanah bersama tetangganya sedang berada di sawah untuk memanen tanaman tembakau.


Kasi Operasi dan Pengendalian Kebakaran Satpol PP dan Damkar Pamekasan Zainuddin mengatakan, kebakaran menghanguskan rumah beserta dapur dan seluruh perabotan di dalamnya.




Selain uang Rp20 juta, sejumlah barang turut terbakar, di antaranya dua unit televisi, enam lemari, lima tempat tidur, dan perabotan lainnya.


"Uang itu rencananya mau dibangun rumah, tapi sudah hangus terbakar," kata Zainuddin, Senin (21/9/2026) siang. 




Menurut Zainuddin, uang Rp20 juta tersebut merupakan hasil penjualan tembakau tahun ini. Uang itu berada di dalam rumah ketika kebakaran terjadi


"Rumah yang terbakar terbuat dari kayu. Sehingga api sangat cepat melalap di lokasi kejadian," tutur Zainuddin. 


Dia mengatakan, tim pemadam kebakaran tiba di lokasi ketika api sudah membesar. Kondisi tersebut membuat petugas tidak sempat menyelamatkan barang-barang di dalam rumah




Bahkan, saat api mulai membakar rumah, pemilik rumah dan tetangga sedang berada di sawah. Akibatnya, kebakaran baru diketahui ketika api sudah membesar dan dilaporkan kepada tim pemadam kebakaran. 


"Kami tiba di lokasi semua kayu bagian atap sudah berjatuhan. Apinya sudah besar dan tidak sempat dilakukan evakuasi isi rumah," katanya. 




Kebakaran tersebut diduga dipicu korsleting listrik. Percikan api kemudian membesar dan dengan cepat melalap rumah yang sebagian besar berbahan kayu. 


Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman untuk mencegah api semakin meluas. Namun, seluruh isi rumah telah terbakar. 


"Kami terjunkan delapan personil ke lokasi. Termasuk satu unit mobil damkar dan tangki penyuplai," ungkapnya.




Zainuddin mengaku prihatin atas kejadian tersebut karena uang yang dikumpulkan pemilik rumah untuk membangun rumah turut hangus terbakar. 


"Kami berharap, saat kondisi cuaca panas, warga berhati-hati. Potensi kebakaran terjadi akibat listrik dan sampah," pungkasnya.(*)