Sabtu, 19 September 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

GHE-IK Bintang, UMKM binaan HCML Curi Perhatian di Lokakarya Media 2026

Moh Isrok - Saturday, 19 September 2026 | 09:35 AM

Background
GHE-IK Bintang, UMKM binaan HCML Curi Perhatian di Lokakarya Media 2026
Manager Regional Office and Relation HCML, Hamim Tohari saat mengenalkan Produk UMKM GE-IK Bintang. (Isrok/Salsa/)

salsabilafm.com- Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) – KKKS Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa) memamerkan sejumlah produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mitra binaan Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) dalam pergelaran Lokakarya Media 2026 di The Grand Ballroom Hotel Tentrem Yogyakarta, Kamis (17/09/2026).



Sebanyak 14 UMKM binaan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) serta SKK Migas dari sejumlah wilayah mengisi booth pameran yang disediakan oleh panitia. Mereka di antaranya dari Kabupaten Sampang, Sumenep, Gresik, Bojonegoro, dan Cepu.





Dari sejumlah produk yang dipamerkan oleh UMKM binaan, Kopi Black Garlic dan minuman herbal berbahan dasar jahe merah yang diproduksi oleh UMKM GHE-IK Bintang menjadi pusat perhatian oleh para pengunjung.



Mitra binaan Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) asal Kecamatan Pengarengan, Kabupaten Sampang, Madura, itu berhasil mengkomposisikan kopi bubuk dengan campuran bahan herbal madura yang berkhasiat untuk menjaga daya tahan tubuh dan stamina kaum pria.





Junaidi Hadi, owner GHE-IK Bintang ditemui di booth pameran mengaku bersyukur dengan hadirnya Husky-CNOOC Madura Limited di Kabupaten Sampang. Sebab hadirnya salah satu kontraktor Migas itu memberikan dampak positif bagi dirinya.


"Alhamdulillah, kami merasa bersyukur dengan hadirnya HCML di sampang. Diawali dengan iseng menciptakan produk, kini menjadi lebih serius berkat pembinaan dan pendampingan dari HCML," kata Hadi.





Hadi mengaku, sebelum dibina HCML, dirinya kebingungan untuk menjalankan usahanya. Mengingat daya beli di kabupaten sampang sangat terbatas, sehingga sempat kecil hati untuk bisa berkembang.


"Tapi setelah kami bertemu dengan HCML, semangat kami tumbuh kembali, berkat pembinaan dan pendampingan kapasitas produksi. Kami sekarang terus berkembang untuk menyasar pasar global melalui platform digital, karena kami yakin dan optimis, barang yang kami sajikan sangat bisa diterima oleh konsumen," tutur Hadi. 





Hamim Tohari, Manager Regional Office and Relation HCML berjanji akan terus berkomitmen memberikan pendampingan dan penguatan bagi seluruh UMKM binaannya di wilayah Madura. Sebab, berjalannya UMKM menjadi bukti kepedulian HCML terhadap peningkatan perekonomian masyarakat.





Hamim menjelaskan, sejauh ini terdapat 17 UMKM binaan HCML di wilayah Madura, dan tiga di antaranya mewakili UMKM lainya dalam acara Lokakarya Media 2026.


"Kami secara bertahap memperkenalkan UMKM binaan HCML melalui berbagai kegiatan, termasuk pameran di Jakarta dan Lokarkarya di Yogjakarta ini," terangnya. (*)