Jumat, 17 April 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Perda Desa Wisata Disahkan, Sampang Bidik Tren 'Satisfaction Tourism'

Ach. Mukrim - Friday, 17 April 2026 | 06:11 AM

Background
Perda Desa Wisata Disahkan, Sampang Bidik Tren 'Satisfaction Tourism'
Kepala Bidang Pariwisata Disporabudpar Sampang, Endah Nursiskawati (Mukrim/Salsa/)

salsabilafm.com - Pemerintah Kabupaten Sampang resmi memiliki payung hukum tetap untuk mengakselerasi sektor pariwisata melalui pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Desa Wisata. Regulasi ini diproyeksikan menjadi kompas strategis dalam mengelola potensi lokal secara berkelanjutan.


Kepala Bidang Pariwisata Disporabudpar Sampang, Endah Nursiskawati, menyatakan, keberadaan Perda ini menjadi angin segar bagi pengembangan destinasi berbasis kerakyatan di wilayahnya.


"Pengesahan Raperda ini membawa kegembiraan dan harapan baru. Ini membuka pintu luas dan menjadi panduan untuk membangun Desa Wisata, di mana potensinya di Sampang sangat luar biasa," katanya, Jum'at (17/4/2026).




Endah menyoroti adanya pergeseran paradigma wisatawan global yang kini mulai meninggalkan wisata massal dan beralih ke satisfaction tourism. Dalam tren ini, wisatawan lebih memprioritaskan pengalaman personal dan otentik.


Menurutnya, Desa wisata dianggap memiliki keunggulan komparatif karena menyajikan interaksi langsung dengan kearifan lokal, budaya, dan tradisi masyarakat.




"Masyarakat akan dilibatkan langsung dalam menciptakan produk bernilai ekonomi serta manajemen mandiri, mulai dari perencanaan hingga pengelolaan destinasi," imbuhnya.


Secara geografis, lanjutnya, Sampang memiliki profil kekayaan alam yang kontras, mulai dari kawasan pesisir hingga sektor agrikultur di dataran tinggi. Pemerintah berharap Perda Desa Wisata ini mampu menciptakan sinergi lintas sektor yang berdampak langsung pada penguatan ekonomi akar rumput.


"Melalui payung hukum ini, kami berkomitmen memperketat pendampingan agar desa-desa di Sampang mampu bertransformasi menjadi destinasi yang profesional dan memiliki daya saing di level nasional maupun internasional," pungkasnya. (Mukrim)