Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian ABK yang Jatuh di Perairan Utara Sampang
Redaksi - Wednesday, 03 June 2026 | 07:38 AM


salsabilafm.com - Operasi pencarian terhadap Sri Sapto (39), anak buah kapal (ABK) MT Kusuma 1 yang dilaporkan jatuh di perairan utara Kabupaten Sampang, Madura, resmi dihentikan setelah berlangsung selama tujuh hari. Hingga hari terakhir pencarian pada Selasa (2/6/2026), tim SAR gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit P.H., selaku SAR Mission Coordinator (SMC), mengatakan, penghentian operasi dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku dalam pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan.
Menurut dia, selama sepekan pencarian, tim telah melakukan berbagai upaya maksimal di area yang diperkirakan menjadi lokasi jatuhnya korban. Namun, hasil evaluasi menunjukkan tidak adanya petunjuk yang mengarah pada keberadaan Sri Sapto.
"Pencarian dihentikan karena tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban dan area pencarian semakin meluas berdasarkan prediksi pergerakan korban pada SAR Map Prediction, sehingga operasi dinilai sudah tidak efektif," ujar Nanang.
Pada hari terakhir operasi, keluarga korban turut mengikuti proses pencarian dengan berada di atas KN SAR 249 Permadi. Mereka didampingi personel Kantor SAR Surabaya sejak kapal bertolak dari Dermaga Distrik Navigasi Tanjung Perak Surabaya hingga melakukan penyisiran di perairan utara Sampang.
Sebelumnya, tim SAR gabungan mengerahkan KN SAR 249 Permadi untuk menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi korban terjatuh. Selain pencarian langsung di laut, tim juga menyebarkan informasi atau e-broadcast kepada kapal-kapal yang melintas di sekitar area operasi.
Langkah tersebut dilakukan agar para nahkoda dan awak kapal yang berada di sekitar lokasi dapat segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda yang berkaitan dengan korban.
Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, antara lain Kantor SAR Surabaya melalui Pos SAR Sumenep, KN SAR 249 Permadi, KSOP Utama Tanjung Perak, KSOP Gresik, BPBD Gresik, SROP Surabaya, SROP Bawean, SROP Kalianget, SROP Masalembu, VTS Surabaya, Pos Kamladu Gresik, UPP Kelas III Bawean, UPP Kelas III Telaga Biru, serta nelayan setempat.
Meski operasi SAR resmi ditutup, informasi terkait korban tetap akan diteruskan kepada pihak keluarga apabila di kemudian hari ditemukan petunjuk baru mengenai keberadaannya. (*)
Next News

Dadan Hindayana Ditetapkan Tersangka, Satgas MBG Sampang Imbau Pengelola Dapur Evaluasi Internal
9 hours ago

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi Program MBG
10 hours ago

DLH Sumenep Temukan Pelanggaran Pengelolaan Limbah Dapur MBG: Ada yang Dibuang Sembarangan
10 hours ago

Siang Panas dan Malam Dingin di Madura, Begini Penjelasan BMKG Sumenep
10 hours ago

Achsanul Qosasi: KEK Tembakau Madura Perkuat Ekonomi Rakyat dari Hulu hingga Hilir
10 hours ago

Ahli Waris Batal Segel SDN Lerpak 2 Bangkalan: Kasihan Anak-anak Masih Ujian
10 hours ago

Warga Bangkalan Berburu Jersey Tim Favorit Jelang Piala Dunia 2026
10 hours ago

Garap Wisata Waduk Klampis, Pemkab Sampang Libatkan Pokdarwis dan BUMDes
10 hours ago

21 KDKMP di Sampang Rampung, 77 Masih Dibangun
10 hours ago

Kejagung Geledah Kantor Badan Gizi Nasional
16 hours ago





