Rabu, 3 Juni 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

21 KDKMP di Sampang Rampung, 77 Masih Dibangun

Ach. Mukrim - Wednesday, 03 June 2026 | 07:27 AM

Background
21 KDKMP di Sampang Rampung, 77 Masih Dibangun
Salah satu KDKMP Sampang (Mukrim/Salsa/)

salsabilafm.com - Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Sampang terus berjalan. Dari total 98 titik pembangunan yang tersebar di berbagai kecamatan, sebanyak 21 bangunan telah rampung 100 persen, sementara 77 lainnya masih dalam proses pengerjaan.


Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Sampang, Evi Hariati, mengatakan, progres pembangunan di setiap lokasi bervariasi.


Menurutnya, capaian pembangunan tertinggi untuk bangunan yang belum selesai berada di Desa Panyirangan, Kecamatan Pangarengan, dengan progres mencapai 89,54 persen. Sedangkan progres terendah berada di Desa Tanah Merah, Kecamatan Torjun, yang baru mencapai 0,33 persen.




"Secara keseluruhan total progres pembangunan mencapai 77,40 persen," Katanya, Rabu (3/6/2026).


Dia menuturkan, pembangunan Kopdes Merah Putih akan terus dilakukan hingga seluruh titik selesai. Namun, pihaknya belum dapat memastikan waktu penyelesaian seluruh proyek tersebut.




"Yang jelas prosesnya berjalan, mulai dari pembangunan yang paling awal hingga yang paling akhir," ujarnya.


Selain pembangunan fisik, lanjutnya, sejumlah koperasi juga mulai menerima fasilitas penunjang operasional. Namun, hingga saat ini laporan terbaru mengenai distribusi perlengkapan belum seluruhnya diterima oleh Diskopindag.


Evi menyebut, sementara ini baru Koperasi Kelurahan Dalpenang dan Koperasi Desa Gunung Rancak yang dilaporkan telah menerima sebagian perlengkapan.




"Laporan sementara hanya Koperasi Kelurahan Dalpenang dan Koperasi Desa Gunung Rancak yang telah menerima perlengkapan, tetapi tidak semua perlengkapan tersedia," ungkapnya.


Sementara itu, Kepala Kopdes Desa Gunung Rancak, Agus, mengatakan, pembangunan gedung koperasi di wilayahnya telah selesai sepenuhnya. Meski demikian, sejumlah sarana pendukung masih belum diterima.




Menurut Agus, hingga saat ini koperasi baru mendapatkan satu unit mobil truk. Sementara kebutuhan lain seperti mobil pikap, kendaraan roda tiga, rak, dan perlengkapan pendukung lainnya masih dalam tahap pengusulan.


"Sampai saat ini hanya mobil truk yang ada. Untuk perlengkapan lainnya sudah diusulkan, tetapi belum datang dan kami belum tahu kapan akan dikirim," pungkasnya. (Mukrim)