Perbedaan STNK Asli dan Palsu, Masyarakat Diminta Teliti Saat Beli Kendaraan Bekas
Redaksi - Saturday, 06 June 2026 | 07:03 AM


salsabilafm.com – Masyarakat yang berencana membeli kendaraan bekas diimbau untuk lebih teliti dalam memeriksa keaslian Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Kehati-hatian diperlukan untuk menghindari kerugian akibat penggunaan dokumen palsu yang kerap ditemukan pada kendaraan bermasalah.
Berdasarkan berbagai panduan pemeriksaan dokumen kendaraan, STNK asli memiliki sejumlah tanda keamanan khusus yang sulit dipalsukan. Salah satunya adalah adanya hologram resmi dengan kualitas yang baik, barcode atau QR code yang dapat dipindai, serta kertas khusus dengan tekstur tertentu. Tak hanya itu, pada beberapa STNK asli terdapat lubang-lubang mikro yang membentuk tulisan 'STNK' sebagai salah satu fitur pengaman.
Sebaliknya, STNK palsu umumnya memiliki kualitas cetakan yang kurang rapi, hologram yang terlihat buram, kertas yang lebih tipis, serta barcode yang tidak dapat menampilkan data kendaraan saat dipindai. Ketidaksesuaian data antara STNK, BPKB, dan identitas kendaraan juga menjadi indikasi kuat bahwa dokumen tersebut palsu.
Karena itu, para calon pembeli kendaraan bekas disarankan untuk tidak hanya mengandalkan pemeriksaan fisik dokumen. Verifikasi data kendaraan melalui Samsat atau layanan resmi lainnya sangat penting untuk memastikan bahwa kendaraan tersebut benar-benar terdaftar dan memiliki legalitas yang sah.
Dengan semakin maraknya kasus pemalsuan dokumen kendaraan, masyarakat diminta untuk lebih waspada dan tidak tergiur harga murah tanpa melakukan pengecekan menyeluruh. Langkah sederhana seperti memeriksa hologram, kualitas kertas, barcode, serta mencocokkan data kendaraan dapat membantu menghindari risiko membeli kendaraan dengan dokumen palsu.
Berikut Perbedaan Singkat STNK Asli dan Palsu:
STNK Asli
- Memiliki hologram resmi
- Kertas tebal dan bertekstur
- Barcode/QR dapat dipindai
- Data terdaftar di Samsat
- Cetakan rapi dan jelas
STNK Palsu
- hologram buram atau mudah ditiru
- Kertas tipis dan halus
- Barcode tidak berfungsi
- Data tidak ditemukan
- Cetakan buram atau tidak presisi
Masyarakat diimbau untuk selalu memastikan keaslian dokumen kendaraan sebelum melakukan transaksi guna menghindari masalah hukum di kemudian hari. (*)
Next News

Pria di Pamekasan Diamankan Polisi, Tidak Bayar saat Belanja di Toko Kelontong
16 hours ago

Polisi Tangkap 3 Pengedar Sabu di Sumenep, Barang Bukti 0,62 Gram
16 hours ago

Sumur Bor Keluar Gas, ESDA Sumenep ke Lokasi Ambil Sampel Air
16 hours ago

8.187 KPM di Bangkalan Terindikasi Judi Online, 445 Ajukan Sanggah untuk Reaktivasi
16 hours ago

Prabowo Sebut Pemerintah Pusat Akan Ambil Alih Pengangkatan Guru
16 hours ago

Prabowo Sebut Kebocoran Ekspor Indonesia Capai Rp15.000 Triliun
16 hours ago

Pemuda 20 Tahun Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi
16 hours ago

Nenek Hilang di Sampang Akhirnya Ditemukan Meninggal
16 hours ago

Prabowo Soroti Birokrat yang Disebut sebagai Deep State
17 hours ago

Alokasi Pupuk Bersubsidi 2026 di Sampang Meningkat
2 days ago





