Pemkab Sampang Pasang 157 Titik PJU di JLS, Tekan Angka Kriminalitas dan Laka Lantas
Syabilur Rosyad - Thursday, 08 January 2026 | 11:41 PM


salsabilafm.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang memasang 157 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalur Lingkar Selatan (JLS). Hal ini sebagai langkah strategis menekan angka kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas di kawasan tersebut.
Peresmian pemasangan PJU dilakukan langsung oleh Bupati Sampang Slamet Junaidi, Kamis (8/1/2026) malam, didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang serta Manajer PLN Sampang.
Bupati Slamet Junaidi mengungkapkan, JLS selama ini dikenal minim penerangan sehingga rawan terjadi kecelakaan, perampokan, hingga pelecehan, khususnya pada malam hari. Kondisi tersebut menjadi dasar pemerintah daerah menjadikan JLS sebagai prioritas utama pemasangan PJU.
“Sering terjadi kecelakaan. Maka kita beri penerangan supaya tidak ada kriminalitas, perampokan, maupun pelecehan di JLS. Itu tujuan utama program PJU ini,” tegasnya.
Keputusan pemasangan PJU di JLS, lanjut dia, diambil berdasarkan laporan dari Satuan Lalu Lintas Polres Sampang serta Dinas Perhubungan yang mencatat tingginya risiko keselamatan di jalur tersebut.
“Kemarin gelap, sekarang terang. Ini bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah menghadirkan rasa aman bagi masyarakat,” ujar Slamet Junaidi.
Selain JLS, Pemkab Sampang juga memasang PJU di ruas Jalan Kusuma Bangsa hingga Kedungdung. Sebanyak 103 titik PJU ditambahkan sebagai respons atas aspirasi masyarakat, tokoh, dan para kiai setempat.
Bupati juga menyinggung adanya anggapan bahwa sebagian ruas jalan merupakan kewenangan provinsi. Namun karena tidak ada bantuan yang terealisasi, pemerintah daerah memilih mengambil langkah cepat demi kepentingan keselamatan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Slamet Junaidi turut mengapresiasi peran PLN Sampang yang dinilai responsif dan kooperatif dalam mendukung ketersediaan aliran listrik untuk PJU.
“Percuma kita bangun PJU kalau aliran listriknya tidak ada. Alhamdulillah PLN sangat membantu sehingga target tahun 2025 bisa terselesaikan,” pungkasnya. (Syad)
Next News

Usulan Baju Adat Sampang Jadi WBTB Nasional Ditolak Pusat
9 hours ago

Bukan Sekadar Mengajar, Guru di Sampang Dituntut Ciptakan 'Joyful Learning' di Era Digital
9 hours ago

Alokasi Anggaran MBG pada Tahun 2026 Capai Rp335 Triliun
9 hours ago

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Keluarkan Minyak Mentah
11 hours ago

Pemkab Sumenep Targetkan 1,9 Juta Kunjungan Wisata Tahun 2026
a day ago

Jejak GPS Bongkar Aksi Maling Mobil, Kendaraan Curian dari Sidoarjo Ditemukan di Madura
14 hours ago

2 ASN di Pamekasan Diberhentikan, Bolos Kerja Lebih 28 Hari
a day ago

Hujan Disertai Angin Kencang, 4 Rumah di Bangkalan Rusak
a day ago

PDIP Sampang Tolak Wacana Pilkada Dipilih DPRD: Kemunduran Demokrasi dan Cederai Hak Rakyat
a day ago

Video Dugaan Pesta Miras di Puskesmas Kedungdung Beredar, Kepala Puskesmas: Kami Belum Tahu
a day ago




