Pemkab Pamekasan Perbaiki Data Penerima Bansos PKH, Kadinsos: 45 Persen Salah Sasaran
Redaksi - Monday, 08 June 2026 | 06:25 AM


salsabilafm.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur memperbaiki data penerima bantuan sosial (Bansos) pada Program Keluarga Harapan (PKH). Hal ini dilakukan karena terindikasi salah sasaran, sehingga perlu dilakukan validasi dan verifikasi data faktual di lapangan.
"Berdasarkan hasil verifikasi dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, sekitar 45 persen bansos PKH salah sasaran," kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pamekasan Herman Hidayat Santoso, Minggu, (7/6/26).
Dia menjelaskan, temuan bahwa data penerima bansos PKH itu banyak yang tidak tepat sasaran berdasarkan data akhir 2024 hingga awal 2025. Pemicunya adalah Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang tidak akurat.
Saat ini, lanjut dia, Pemkab Pamekasan mulai melakukan perbaikan data yang dimulai dari tingkat desa hingga di tingkat kecamatan, dan kabupaten secara berjenjang.
Pemutakhiran data Bansos ini juga melibatkan tenaga pendamping dari Program Keluarga Harapan (PKH) untuk pengecekan di lapangan.
"Karena itu, kami berharap, semua elemen terkait ikut bekerja keras melakukan pemutakhiran data. Mulai dari operator desa, pendamping PKH, TKSK dan Pemkab Pamekasan. Program ini kolaborasi semua pihak agar pemutakhiran data segera terealisasi," terangnya.
Menurut Herman, pemutakhiran data bisa dilakukan dua jalur. Pertama dengan jalur formal melalui operator desa serta kelurahan dan ditetapkan oleh pemerintah daerah.
Jalur kedua, bisa dilakukan siapa pun melalui jalur partisipasi. Masyarakat bisa mengakses aplikasi Cek Bansos, pendamping, command center maupun WhatsApp Center.
"Kami yakin melalui peran aktif semua pihak, perbaikan data bansos ini bisa segera diperbaiki, sehingga program baik pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terwujud sesuai harapan," pungkasnya. (*)
Next News

Harumkan Sumenep, Gita Nada Idaman Al-Munawarah Raih Juara 2 WBL Marching Competition Season 5
18 hours ago

Balap Liar di JLS Sampang, 36 Sepeda Motor Diamankan Polisi
18 hours ago

Melihat Sampang dari Seberang Jalan: Menggugat Pendidikan dan Ruang Perempuan Lewat Diskusi Literasi
20 hours ago

MUI dan HMI Bangkalan Gelar Bedah Buku Etika Pengolahan Air Limbah
20 hours ago

Penginjak Alquran di Pamekasan Terancam 5 Tahun Penjara
20 hours ago

600 Ton Beras SPHP Diduga Dioplos, Kerugian Negara Capai Rp3,3 Miliar
20 hours ago

Pengurus Ranting dan Lembaga MWC NU Pulau Mandangin 2026-2031 Resmi Dilantik
20 hours ago

Warga Bangkalan Temukan Bayi Perempuan Menangis di Teras Toko
3 days ago

Pura-pura Tanya Alamat, Pria Tak Dikenal di Bangkalan Diduga Lecehkan Siswi
3 days ago

HCML Tuan Rumah GCM ke-336, Perkuat Koordinasi Pasokan Gas Jawa Timur–Jawa Tengah
3 days ago




