Pasar Tradisional Saronggi Sumenep: Pusat Aktivitas Ekonomi Warga
Redaksi - Monday, 10 November 2025 | 08:40 PM


salsabilafm.com – Pasar tradisional masih menjadi salah satu penggerak utama ekonomi masyarakat. Salah satunya terlihat di Pasar Tradisional Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep.
Beragam aktivitas jual beli terlihat setiap hari, mulai dari pedagang sayur, ikan, hingga penjual aneka kue basah.
Marzuki, salah seorang pedagang kue lapis, mengaku setiap hari memproduksi ratusan potong kue untuk dijual di pasar tersebut.
"Setiap hari saya buat kue lapis kisaran 200 sampai 300 buah dan juga menerima pesanan di rumah," tuturnya, Senin (10/11/2025).
Dari hasil berjualan itu, Marzuki memperoleh keuntungan sekitar Rp50 ribu hingga Rp60 ribu per hari.
"Alhamdulillah, cukup untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga," ujarnya.
Sementara itu, salah satu pedagang keliling, Samsul Hidayat, mengungkapkan, dirinya rutin membeli bahan-bahan pokok dan berbagai kue basah di pasar tradisional Saronggi untuk dijual kembali ke lingkungan permukiman.
"Sudah tiga tahun lebih saya menjalani usaha ini. Kalau modalnya Rp1 juta, saya bisa dapat untung sekitar Rp250 ribu," katanya.
Pasar tradisional Saronggi pun terus menunjukkan geliatnya sebagai pusat aktivitas ekonomi warga, menjadi ruang perputaran rezeki yang tetap hidup di tengah pesatnya perkembangan toko modern. (*)
Next News

Polres Sampang Tingkatkan Pengamanan Jelang Idul Fitri 1447 H
12 hours ago

Kekurangan Tenaga Teknis, BKPSDM Sampang Kaji Rencana Pemindahan Ratusan PPPK ke KDMP
12 hours ago

Takbir Keliling di Sampang, Ini Rute Pengalihan Arus dan Jalur Alternatifnya
12 hours ago

Ribuan Warga Muhammadiyah Pamekasan Shalat Ied Serentak di 16 Titik
12 hours ago

Mudik Lebaran, 3 Lokasi di Jalur Poros Bangkalan Jadi Titik Kemacetan
13 hours ago

3 Orang di Bangkalan Ditangkap Polisi, Diduga Produksi Petasan
13 hours ago

Terkena Petasan, Tangan Kiri Pemuda di Bangkalan Luka Serius
13 hours ago

Tim Rukyat Hilal Nyatakan Idul Fitri Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
a day ago

Hasil Sidang Isbat: 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
a day ago

Puncak Arus Mudik, Penumpang Kapal Tujuan Pulau Mandangin Meningkat 100 Persen
2 days ago





