Nelayan Bangkalan Ditemukan Tewas, Tinggalkan Perahu Penuh Ikan
Redaksi - Wednesday, 15 April 2026 | 06:37 AM


salsabilafm.com - Jusuf (65), seorang nelayan asal Desa Lajing, Arosbaya, ditemukan meninggal dunia pada Selasa (14/4/2026). Dia pergi membawa harapan besar bagi keluarganya, namun pulang sebagai duka yang mendalam.
Seperti hari-hari biasanya, fajar itu Jusuf berpamitan dengan langkah tegap. Bagi pria berusia lebih dari setengah abad ini, laut dan sungai bukan sekadar air, melainkan tumpuan hidup.
Dia rutin melaut demi memastikan dapur di rumahnya tetap mengepul. Tak ada firasat apa pun saat dirinya mendorong perahunya menjauh dari daratan.
Namun, waktu menunjukkan pukul 11.00 WIB, dan kegelisahan mulai menyelimuti sang istri. Jusuf yang biasanya tepat waktu, tak kunjung menampakkan batang hidungnya.
Pencarian mandiri dilakukan pihak keluarga dengan rasa cemas yang kian memuncak. Di tengah aliran sungai, mereka akhirnya menemukan perahu milik Jusuf.
Kondisinya masih sempurna, penuh sesak dengan ikan hasil tangkapan, seolah-olah alam sedang memberikan "harta" terakhirnya untuk pria tua itu. Namun, perahu itu kosong. Jusuf menghilang.
Kekhawatiran itu berubah menjadi kenyataan pahit saat malam menjelang. Tim gabungan BPBD Bangkalan bersama warga yang menyisir area sungai akhirnya menemukan tubuh renta itu. Jusuf ditemukan mengambang, dingin dan kaku, hanya berjarak 20 meter dari perahu yang sarat akan rezeki tersebut.
Kalaksa BPBD Bangkalan, Zainul Qomar, mengonfirmasi bahwa jasad korban langsung dievakuasi ke rumah duka. Meski penyebab pasti kematiannya masih menjadi misteri, apakah karena kelelahan, serangan jantung, atau kecelakaan saat menarik jaring yang berat, pihak keluarga memilih untuk memeluk erat takdir tersebut.
"Pihak keluarga memutuskan untuk tidak melakukan autopsi. Petugas hanya melakukan pemeriksaan luar," kata Zainul. (*)
Next News

19 Desa di Bangkalan Terdampak Kekeringan, Warga Bergantung Bantuan Air Bersih dari Pemerintah
18 hours ago

Ratusan Sekolah Dasar di Sumenep Belum Punya Kepala Sekolah Definitif
18 hours ago

Wamentan Sudaryono Dilantik Jadi Kepala BGN Gantikan Nanik S Deyang
18 hours ago

Sekolah Rakyat di Sampang Belum Miliki Guru Kelas, MPLS Dimulai 31 Juli
21 hours ago

DPRD Sampang Bakal Sidak PDAM Buntut Keluhan Warga: Kami Akan Panggil Direkturnya
21 hours ago

Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN
a day ago

MUI Sampang Desak Pemkab Segera Terbitkan Perbup Perlindungan Anak dan Perempuan
a day ago

3 Bulan Air Mampet, Belasan Warga Datangi Kantor PDAM Sampang
2 days ago

Gubernur Jatim: Sekolah Rakyat Terpadu di Sampang Jadi yang Terluas di Indonesia
2 days ago

Dituduh Punya Sihir, 2 Warga di Sumenep Lakukan Sumpah Pocong
2 days ago





