Masuk Triwulan Ketiga, Serapan Pupuk Subsidi di Sampang Belum Capai 30 Persen
Syabilur Rosyad - Monday, 08 September 2025 | 12:43 PM


salsabilafm.com – Hingga akhir triwulan III 2025, tingkat serapan pupuk subsidi di Kabupaten Sampang tercatat masih sangat rendah. Realisasi penyaluran untuk semua jenis pupuk bahkan belum tembus 30 persen
Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Sampang per Juli, pupuk jenis Urea baru terserap 21,4 persen atau 4.914.396 kilogram, NPK 12,4 persen atau 2.483.398 kilogram, dan pupuk organik 4,1 persen atau 135.565 kilogram.
Padahal, alokasi pupuk subsidi di Sampang tahun ini mencapai 22.956.000 kilogram untuk Urea, 20.108.000 kilogram NPK, dan 3.339.000 kilogram pupuk organik yang tersebar di 14 kecamatan.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan dan Hortikultura Disperta KP Sampang Nuruddin menyebut rendahnya serapan karena mayoritas petani masih menanam tembakau pada musim kemarau.
"Yang dapat pupuk bersubsidi ini jenis tanaman padi, jagung, kedelai, bawang merah, dan cabe. Sekarang ini yang banyak ditanam masih tanaman tembakau," katanya, Senin (8/9/2025).
Nuruddin mencontohkan Kecamatan Sokobanah menjadi wilayah dengan serapan tertinggi. Dari alokasi Urea 5.179.000 kilogram, terserap 1.059.329 kilogram. Sementara NPK dari 4.442.000 kilogram baru terserap 456.729 kilogram, dan pupuk organik dari 364.700 kilogram terserap 38.098 kilogram.
"Kami meminta kepada para petani dan Poktan agar segera melakukan penebusan pupuk di kios, untuk persiapan musim tanam kali ini," terangnya.
Nuruddin memprediksi kemungkinan besar pupuk subsidi di Sampang tidak akan terserap habis.
"Nanti kalau tidak terserap, pupuk ini tetap milik Pupuk Indonesia, karena yang dibayar subsidinya oleh pemerintah hanya pupuk yang sudah terserap saja," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Omzet Penjual Bendera di Sampang Turun, Warga Lebih Memilih Beli Online
16 hours ago

Target Selesai Juni, Proyek Gedung Poltera Senilai Rp59 Miliar Baru Capai 85 Persen
16 hours ago

Peserta Lomba Gerak Jalan di Sampang Dibatasi untuk Pelajar, Kategori Umum Ditiadakan
16 hours ago

Koalisi Jurnalis dan Masyarakat Sipil Surabaya Kecam Pelabelan 'Londo Ireng' oleh Presiden Prabowo Subianto
18 hours ago

SPPG dan KDKMP di Sampang Belum Urus PBG, Dinas PUPR: Kami Sudah Surati Mereka
21 hours ago

PAD PBG Sampang Capai 83 Persen, Dinas PUPR Optimis Tembus Rp1 Miliar
21 hours ago

BPBD Sampang Selidiki Suara Gemuruh Air Misterius di Area Persawahan Warga
21 hours ago

BMKG Imbau Nelayan dan Operator Kapal Waspadai Angin Kencang di Perairan Sumenep
21 hours ago

Korban Kapal KM Mutiara Sentosa 2 Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak
21 hours ago

4 Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 dilaporkan Meninggal Dunia, 218 Orang Selamat
21 hours ago





