Massa Demo Kantor Bupati Pamekasan, Protes Pengelolaan APBD
Redaksi - Thursday, 07 August 2025 | 12:55 PM


salsabilafm.com – Aksi Demonstrasi terjadi di Kantor Bupati Pamekasan, Rabu (6/8/2025). Massa melakukan protes karena mendeteksi pengelolaan pengadaan barang dan jasa pada APBD 2025 akan dimonopoli oleh wakil rakyat.
Massa berdatangan dari 6 kecamatan di Pamekasan, yakni Kecamatan Larangan, Pamekasan, Tlanakan, Waru, Pademawu, dan Pakong.
Para demonstran berkumpul di Monumen Arek Lancor Pamekasan. Kemudian bergerak ke Kantor Bupati dan menyampaikan aspirasi. Mereka meminta agar pengelolaan APBD dilakukan sesuai prosedur.
Selain itu, Demonstran mendapatkan beberapa bukti pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD yang dipindah lokasi.
"Kami sengaja datang ke sini untuk meminta Bupati Pamekasan mengklarifikasi apakah benar DPRD melakukan monopoli pekerjaan proyek pembangunan di Pamekasan," kata koordinator lapangan aksi, Ach Suhairi.
Massa sempat berusaha masuk ke kantor Bupati Pamekasan untuk melakukan penyegelan karena tidak ditemui. Namun, mereka dihadang oleh anggota polisi, sehingga sempat terjadi ketegangan.
Beberapa menit kemudian, Asisten III Bupati Pamekasan, Akhmad Zaini menemui mereka. Pun sejumlah anggota DPRD Pamekasan ikut meredam emosi demonstran. Akhirnya, Beberapa perwakilan demonstran diminta masuk ke kantor Bupati Pamekasan untuk menyampaikan tuntutannya.(*)
Next News

20 Finalis Duta Genre Sampang 2026 Ikuti Karantina
6 hours ago

PC Fatayat NU Sampang 2025-2030 Resmi Dilantik, Komitmen Berkhidmat dan Berdampak Nyata
6 hours ago

KPAI: Budaya Tutup Mulut Jadi Penghambat Pengungkapan Kasus Kekerasan Seksual di Sampang
10 hours ago

Kerap Terima Keluhan Masyarakat, Begini Penjelasan PLN ULP Sampang
10 hours ago

Kementerian HAM Kecam Pengeroyokan Terduga Pencuri Ayam hingga Tewas di Bali
10 hours ago

Sejarah NU bagian Integral Sejarah Nasional, Ini Penjelasan Ketua Lesbumi PWNU Jatim
a day ago

4 Pekerja Migran Asal Bangkalan Dideportasi dari Malaysia
a day ago

Febrie Adriansyah Tak Kenakan Rompi Tahanan, Kejagung: Mohon Maaf Karena Buru-buru
a day ago

Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumahnya, Febrie Adriansyah: Nanti Minta Penyidik Jawab
a day ago

Pernikahan Dini di Sampang Masih Terjadi, PA Terima 15 Permohonan Dispensasi Nikah
a day ago





