LPG 3 Kg di Pamekasan Langka, Pemkab Duga Akibat Ulah Oknum Pengecer
Redaksi - Wednesday, 15 April 2026 | 06:48 AM


salsabilafm.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur menduga kelangkaan LPG bersubsidi tabung 3 kilogram yang terjadi di wilayah itu, karena ulah oknum pengecer.
"Sebab berdasarkan pantauan tim gabungan yang terdiri dari tim Pemkab Pamekasan dan Polres Pamekasan yang dilakukan dalam dua hari ini ke distributor pangkalan dan agen LPG pasokan dari distributor tidak berkurang," kata Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Ketenagakerjaan (Diskop UMK-Naker) Pemkab Pamekasan Achmad Sjaifudin, Selasa (14/4/2026).
Dia menjelaskan, dalam dua hari terakhir ini, tim gabungan Pemkab Pamekasan terjun secara langsung ke sejumlah distributor dan agen LPG di Pamekasan.
Tim memeriksa langsung data distribusi dan berdialog secara langsung pula dengan pemilik distributor dan agen.
"Hasilnya menunjukkan bahwa distribusi LPG dari tingkat distributor hingga agen masih dalam kondisi normal dan tidak mengalami pengurangan kuota. Temuan di lapangan, jumlah LPG yang disalurkan tidak berubah. Karena itu, persoalan yang muncul diduga terjadi kelangkaan LPG bersubsidi tabung 3 kilogram tersebut di tingkat pengecer," katanya.
Kata Achmad, di sejumlah daerah memang ditemukan ada oknum pengecer yang menimbun LPG tabung 3 kilogram tersebut dengan tujuan untuk mengambil keuntungan dari kelangkaan tersebut.
"Ketika barang ditimbun, otomatis menjadi langka dan berdampak pada kenaikan harga. Ini yang membuat warga kesulitan untuk membeli LPG tabung 3 kilogram tersebut," katanya.
Karena itu, dia mengingatkan, agar para pengecer tidak memanfaatkan kondisi tersebut untuk kepentingan pribadi karena hal itu merupakan pelanggaran.
Kelangkaan LPG 3 kilogram di Pamekasan telah berlangsung selama sepekan lebih. Akibatnya harga jual di tingkat pengecer mahal, yakni antara Rp20 ribu hingga Rp25 ribu per tabung. (*)
Next News

Harumkan Sumenep, Gita Nada Idaman Al-Munawarah Raih Juara 2 WBL Marching Competition Season 5
11 hours ago

Balap Liar di JLS Sampang, 36 Sepeda Motor Diamankan Polisi
11 hours ago

Melihat Sampang dari Seberang Jalan: Menggugat Pendidikan dan Ruang Perempuan Lewat Diskusi Literasi
13 hours ago

MUI dan HMI Bangkalan Gelar Bedah Buku Etika Pengolahan Air Limbah
13 hours ago

Penginjak Alquran di Pamekasan Terancam 5 Tahun Penjara
13 hours ago

600 Ton Beras SPHP Diduga Dioplos, Kerugian Negara Capai Rp3,3 Miliar
13 hours ago

Pengurus Ranting dan Lembaga MWC NU Pulau Mandangin 2026-2031 Resmi Dilantik
13 hours ago

Warga Bangkalan Temukan Bayi Perempuan Menangis di Teras Toko
3 days ago

Pura-pura Tanya Alamat, Pria Tak Dikenal di Bangkalan Diduga Lecehkan Siswi
3 days ago

HCML Tuan Rumah GCM ke-336, Perkuat Koordinasi Pasokan Gas Jawa Timur–Jawa Tengah
2 days ago





