Jumat, 5 Juni 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Lantik Direktur Baru, Bupati Sampang: RSMZ Harus Jadi Rumah Sakit Kebanggaan

Ach. Mukrim - Friday, 05 June 2026 | 07:48 AM

Background
Lantik Direktur Baru, Bupati Sampang: RSMZ Harus Jadi Rumah Sakit Kebanggaan
Pelantikan Andy Andrian Hasan, sebagai Direktur RSUD dr. Mohammad Zyn (RSMZ). (Mukrim/Salsa/)


salsabilafm.com - Bupati Sampang,  Slamet Junaidi, resmi melantik dan mengambil sumpah janji jabatan Andy Andrian Hasan, sebagai Direktur RSUD dr. Mohammad Zyn (RSMZ) Kabupaten Sampang, Jumat (5/6/2026).


Slamet Junaidi mengatakan, pengangkatan Direktur RSMZ bukan sekadar pergantian jabatan administratif, melainkan bagian dari upaya besar pemerintah daerah untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih modern, responsif, profesional, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.




"RSMZ harus menjadi rumah sakit kebanggaan masyarakat Sampang. Saya berharap direktur yang baru mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, integritas, serta membawa perubahan nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan," katanya.


Bupati menekankan pentingnya reformasi pelayanan publik di lingkungan rumah sakit. Menurutnya, prosedur pelayanan harus semakin sederhana, cepat, transparan, serta didukung sistem administrasi digital yang terintegrasi agar masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang lebih mudah dan nyaman.


Selain itu, dia meminta manajemen rumah sakit terus meningkatkan mutu pelayanan, mengoptimalkan fasilitas kesehatan, serta memperkuat kompetensi dan disiplin sumber daya manusia (SDM) kesehatan.




"RSMZ tidak boleh menjadi sumber keluhan masyarakat. Rumah sakit ini harus menjadi contoh birokrasi pelayanan publik yang cepat, profesional, humanis, dan berkeadilan bagi seluruh warga," tegasnya.


Bupati juga menyoroti pentingnya penguatan tata kelola rumah sakit melalui penerapan prinsip manajemen yang profesional dan akuntabel. Dia meminta direktur yang baru membangun sistem pengelolaan yang efisien, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pelayanan kesehatan di masa depan.




Salah satu agenda strategis yang menjadi perhatian khusus adalah percepatan relokasi RSUD dr. Mohammad Zyn. Menurutnya, kepemimpinan baru diharapkan mampu menghadirkan terobosan dalam perencanaan, koordinasi lintas sektor, serta dukungan teknis sehingga proses relokasi dapat segera direalisasikan.


"Relokasi RSMZ bukan sekadar perpindahan lokasi, tetapi langkah besar untuk meningkatkan kapasitas layanan, kenyamanan pasien, serta pengembangan rumah sakit yang lebih representatif dan berstandar modern," ucapnya.


Dia juga menyampaikan apresiasi kepada direktur sebelumnya atas dedikasi dan pengabdian selama memimpin rumah sakit. Bupati mengajak seluruh elemen RSMZ untuk menjaga kekompakan dan memperkuat sinergi dalam mendukung kepemimpinan direktur yang baru.




"Kami berharap RSUD dr. Mohammad Zyn semakin berkembang menjadi rumah sakit rujukan yang unggul, terpercaya, dan mampu memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Sampang," ujarnya.


Sementara itu, Direktur RSMZ yang baru, Andy Andrian Hasan, menyatakan komitmennya untuk menjadikan rumah sakit tersebut sebagai rumah sakit unggulan yang semakin bermanfaat bagi masyarakat.




"Saya ingin menjadikan rumah sakit ini sebagai rumah sakit favorit masyarakat Sampang maupun dari luar daerah yang membutuhkan layanan kesehatan. Saya memilih kata favorit karena itu merupakan keputusan dari hati," ungkapnya.


Dia menegaskan, upaya tersebut harus diwujudkan melalui kerja keras dan peningkatan pelayanan secara berkelanjutan.


Selain itu, pihaknya berencana menjalin kerja sama dengan sejumlah universitas dan rumah sakit luar negeri guna meningkatkan kompetensi tenaga medis di RSMZ seiring perkembangan teknologi kesehatan.




"Dengan adanya kerja sama tersebut, kami berharap dapat menarik lebih banyak dokter untuk datang ke Sampang dan memberikan pelayanan yang lebih maksimal kepada masyarakat," pungkasnya. (Mukrim)