Kualitas Dikeluhkan Warga Bangkalan, Bulog Akan Ganti Beras Banpang
Redaksi - Sunday, 07 June 2026 | 07:08 AM


salsabilafm.com - Perum BULOG memberikan atensi atas keluhan warga soal kualitas beras Bantuan Pangan Pemerintah (Banpang) di sejumlah desa di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.
BULOG memastikan beras Banpang telah ditarik sebelum disalurkan kepada Penerima Bantuan Pangan (PBP) dan akan diganti dengan beras yang memenuhi standar kualitas serta layak konsumsi.
Adapun langkah tersebut dilakukan usai setelah BULOG menerima informasi terkait adanya beras bantuan yang secara visual dinilai kurang baik oleh perangkat desa. Pemimpin Cabang Perum BULOG Madura Ahmad Rofii pun mengapresiasi atas informasi yang diberikan para perangkat desa.
"Seluruh proses penyaluran beras Bantuan Pangan telah dilakukan sesuai ketentuan, namun jika ditemukan keluhan baik dari perangkat desa atau masyarakat akan segera kami proses lebih lanjut sebagai bentuk komitmen kami terhadap pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami memastikan masyarakat akan menerima beras yang layak dan berkualitas sesuai standar yang ditetapkan' ujar Ahmad Rofi dalam keterangan tertulis, Minggu (7/6/2026).
Menindaklanjuti laporan ini, BULOG bersama pemerintah dinas terkait melakukan peninjauan langsung di lapangan untuk memastikan kondisi yang sebenarnya.
Hasil pengecekan menunjukkan beras yang menjadi keluhan masih berada di titik distribusi kantor desa dan belum diterima oleh masyarakat penerima bantuan pangan.
Sebagai bentuk tanggung jawab dan kehati-hatian, BULOG memutuskan untuk menarik seluruh beras yang dikeluhkan dan menggantinya dengan beras yang memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.
"Atas informasi tersebut, segera kami turunkan tim untuk menindak lanjuti kelapangan. Setelah dilakukan pengecekan, kami memutuskan untuk menarikan beras tersebut sebelum dibagikan kepada masyarakat" paparnya.
Pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, pemerintah daerah, dan perangkat desa yang telah menyampaikan informasi secara cepat sehingga penanganan dapat dilakukan sebelum bantuan diterima oleh masyarakat.
Rofii menegaskan sebagai operator Cadangan Beras Pemerintah (CBP), BULOG turut menerapkan pengawasan mutu pada setiap tahapan pengelolaan beras, mulai dari penyimpanan di gudang, proses pengeluaran, hingga distribusi kepada penerima manfaat. Namun, setiap laporan dari masyarakat tetap menjadi perhatian serius dan bahan evaluasi untuk memperkuat pengawasan kualitas di lapangan.
Program Bantuan Pangan Pemerintah merupakan salah satu instrumen penting dalam menjaga ketahanan pangan dan membantu masyarakat yang membutuhkan.
Oleh karena itu, BULOG turut memastikan bantuan yang disalurkan tidak hanya tepat sasaran dan tepat jumlah, tetapi juga memenuhi standar mutu yang baik.
Saat ini, BULOG telah menyiapkan penggantian beras untuk memastikan seluruh PBP tetap memperoleh haknya sesuai alokasi yang ditetapkan pemerintah.
Proses distribusi pengganti akan dilakukan setelah seluruh tahapan pemeriksaan kualitas selesai dilaksanakan. Program Bantuan Pangan Pemerintah merupakan salah satu instrumen penting dalam menjaga ketahanan pangan dan membantu masyarakat yang membutuhkan. (*)
Next News

Parade Musik Tong Tong Meriahkan Bulan Bung Karno di Sumenep
11 hours ago

Rayakan Waisak 2570 BE, Pertamina Patra Niaga Gandeng Vihara Dhammadipa Salurkan Paket Sembako
11 hours ago

Baru 2 KDKMP di Sampang Terima Perlengkapan, Distribusi Fasilitas Masih Bertahap
11 hours ago

Anggaran Karapan Sapi Sampang 2026 Tetap Rp75 Juta, Hadiah Andalkan Dukungan Pakar Sakera
11 hours ago

Data SUPAS 2025, Bondowoso dan Bangkalan Tercatat Angka Kematian Bayi Tertinggi di Jatim
a day ago

10 Kecamatan di Bangkalan Berpotensi Alami Kekeringan, BPBD Siapkan Air Bersih
a day ago

Puluhan Desa di Bangkalan Tolak Beras Banpang Bulog, Diduga Tak Layak Konsumsi
a day ago

Satgas MBG Usut Insiden Keracunan Massal Siswa di Bangkalan
a day ago

Perbedaan STNK Asli dan Palsu, Masyarakat Diminta Teliti Saat Beli Kendaraan Bekas
a day ago

175 Desa di Sampang Cairkan DD Tahap I, 5 Desa Belum Pengajuan
a day ago




