Kamis, 15 Januari 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Ketegangan Meningkat, Iran Tutup Sementara Wilayah Udara

Redaksi - Thursday, 15 January 2026 | 10:23 AM

Background
Ketegangan Meningkat, Iran Tutup Sementara Wilayah Udara
Foto Latihan Garda Revolusi Iran: (dok. AFP/)

salsabilafm.com - Iran menutup sementara wilayah udaranya untuk hampir seluruh penerbangan, di tengah meningkatnya ketegangan politik dan keamanan di dalam negeri. Penutupan ini mulai berlaku pada Kamis (15/1/2026), dengan pengecualian terbatas bagi penerbangan sipil internasional yang telah memperoleh izin resmi sebelumnya.


Dilansir Anadolu Agency, otoritas penerbangan Iran menyatakan, hanya penerbangan internasional tertentu yang diperbolehkan masuk dan keluar wilayah udara Iran, sementara seluruh lalu lintas udara lainnya ditangguhkan hingga batas waktu yang belum ditentukan.


Kebijakan tersebut diambil menyusul situasi domestik yang kian memanas, termasuk gelombang protes anti-pemerintah yang meluas serta meningkatnya perhatian dan tekanan internasional terhadap Iran.


Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim telah menerima informasi bahwa eksekusi terhadap para demonstran di Iran telah dihentikan. Namun, Trump memperingatkan bahwa Washington akan terus memantau situasi dengan ketat.


Trump juga menyatakan dukungannya terhadap para demonstran dan mengancam akan mengambil “tindakan yang sangat keras” apabila Iran kembali melanjutkan eksekusi terhadap warga sipil yang terlibat dalam aksi protes.


Pemerintah Iran menuding Amerika Serikat dan Israel berada di balik aksi protes tersebut. Teheran menilai kedua negara itu mendukung kerusuhan dan terorisme yang terjadi dalam demonstrasi anti-pemerintah.


Hingga kini, pihak berwenang Iran belum merilis data resmi mengenai jumlah korban. Namun, sejumlah organisasi hak asasi manusia melaporkan ribuan orang tewas dan terluka sejak protes pecah pada akhir Desember lalu. (*)