Jumlah Warga Miskin di Sampang 214 Ribu Jiwa,Pemkab Andalkan Bansos
Ach. Mukrim - Wednesday, 05 February 2025 | 06:02 PM


salsabilafm.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang mengandalkan Bantuan Sosial (bansos) untuk menekan angka kemiskinan. Saat ini tercatat sebanyak 214,32 ribu jiwa, masyarakat di Kabupaten Sampang hidup di bawah garis kemiskinan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sampang, pada tahun 2024, tingkat kemiskinan di Kota Bahari itu menurun sebanyak 0,93 %, yang awalnya sebanyak 221, 71 berkurang menjadi 214,32 ribu jiwa. Terjadi penurunan sebanyak 7,36 ribu jiwa.
Tenaga Statistisi Ahli Pertama BPS Sampang Elsiana Restu Ihsani mengatakan, terjadinya penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Sampang itu tidak terlepas dari upaya dan dukungan yang dilakukan oleh pemerintah daerah setempat.
Menurutnya, dukungan yang diberikan oleh Pemkab Sampang dan pemerintah pusat. Salah satunya dengan menyalurkan bantuan sosial (bansos), seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT), Program Keluarga Harapan (PKH) dan intervensi kemiskinan melalui program rumah tidak layak huni (RTLH) dan lain semacamnya kepada masyarakat yang berhak.
"Penurunan angka kemiskinan ini sangat terbantu dengan adanya program bansos yang ada selama ini," katanya, Rabu (5/2/2025)
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sampang, Sudarmanto mengatakan, upaya pengentasan kemiskinan terus diusahakan oleh pemerintah dengan komitmen bersama melalui program-program yang berfokus pada prioritas penurunan angka kemiskinan. Seperti BLT, RTLH, maupun PKH dan lainnya.
Diakuinya, penyaluran bansos itu sangat membantu terhadap kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat serta memberikan kontribusi besar dalam pencapaian penurunan angka kemiskinan.
"Untuk mengentaskan kemiskinan ini perlu adanya transparansi dan komitmen bersama dalam menjalankan program yang dilakukan demi kesejahteraan masyarakat Sampang," ujar Sudarmanto.
Bahkan, Sudarmanto mengungkapkan, 20 persen dari penggunaan dana desa diutamakan untuk mendukung penguatan ketahanan pangan dan pengentasan kemiskinan di kabupaten Sampang.
"Sudah ada kebijakan dana desa ini bisa digunakan untuk ketahanan pangan dan mengentaskan kemiskinan. Harapan saya ini bisa mengurangi kemiskinan di kabupaten Sampang," imbuhnya.
Salah satu penerima manfaat program bansos berupa bantuan PKH di Kabupaten Sampang Ruqoyyah mengaku, sangat terbantu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan biaya pendidikan anak-anaknya. Dirinya berharap, bansos ini terus digalakkan dan bisa ditingkatkan.
"Dulu sulit sekali untuk sekadar membayar sekolah anak, tapi sekarang lebih ringan berkat bantuan ini," tuturnya. (Mukrim)
Next News

Leher Siswa SMA Terjerat Kabel PLN di Bangkalan
9 hours ago

Digerebek Suami di Tempat Kerja, Nakes Diduga Selingkuh dengan Kepala Puskesmas Robatal
10 hours ago

Pecatur Sampang Raih Dua Medali di Asia Pacific Deaf Chess Championship 2026
10 hours ago

Minibus Vs Motor Terlibat Kecelakaan di Pamekasan
a day ago

Kecewa Pelayanan Kesehatan, Warga Segel Pustu Blu'uran Sampang
a day ago

Dapat Bonus Emas Asian Games 2026, Zaki Ubaidillah Bangun GOR di Sampang Madura
a day ago

Pilkades 2027, Pj Kades Bisa Calonkan Diri
a day ago

Ini Penjelasan Bupati Pamekasan Soal Insiden Perusakan Gerai Ritel Modern
a day ago

Bapenda Imbau Warga Sumenep Bayar PBB lewat Kanal Resmi
a day ago

Maling Motor di Bangkalan Babak Belur Diamuk Massa
a day ago


