Rabu, 10 Juni 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Jemaah Haji Asal Sumenep Meninggal Dunia Akibat Infeksi Ginjal Akut

Redaksi - Wednesday, 10 June 2026 | 07:15 AM

Background
Jemaah Haji Asal Sumenep Meninggal Dunia Akibat Infeksi Ginjal Akut
Ilustrasi jemaah haji meninggal dunia. ( Istimewa/)


salsabilafm.com  - Jemaah haji asal Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Masniyatun Mistaje (55), meninggal dunia di Tanah Suci akibat infeksi ginjal akut. Almarhumah merupakan warga Desa Tanah Merah, Kecamatan Nonggunong, yang tergabung dalam kloter SUB 79.


Petugas Haji Daerah (PHD) Kabupaten Sumenep Kloter 79, Imaduddin, mengatakan, Masniyatun sempat menjalani perawatan sebelum akhirnya meninggal dunia di Rumah Sakit King Faisal, Mekkah.




Kondisi kesehatan Masniyatun mulai menurun saat berada di Hotel AVAN Tower. Petugas kesehatan sempat memberikan penanganan awal dan memasang infus.


Namun, karena kondisinya tidak membaik, Masniyatun dirujuk ke Rumah Sakit King Faisal pada Selasa (9/6/2026) dini hari, sekitar pukul 00.20 waktu setempat. 


"Beliau sempat dirawat dan diinfus di hotel. Malam Selasa sekitar pukul 00.20 dirujuk ke King Faisal Hospital," kata Imaduddin, Rabu (10/6/2026), dilansir dari Kompas.




Setelah menjalani perawatan, Masniyatun meninggal dunia pada Selasa sekitar waktu magrib. Menurut Imaduddin, hasil pemeriksaan menunjukkan almarhumah mengalami infeksi ginjal akut


"Infeksi ginjal. Saat ditanya ke keluarganya, tidak pernah periksa, jadi tidak tahu punya penyakit itu," terangnya.




Selama menjalani perawatan hingga dirujuk ke rumah sakit, Masniyatun didampingi oleh suaminya, Jamauddin. Selain sebagai suami, Jamauddin juga bertugas sebagai Ketua Regu (Karu) Rombongan 9 dalam kloter tersebut. 


Usai dinyatakan meninggal dunia, jenazah Masniyatun dishalatkan di Masjidil Haram sebelum dimakamkan di pemakaman syar'i di Kota Mekkah.


"Dishalatkan di Masjidil Haram dan dimakamkan di pemakaman syar'i di Mekkah," lanjutnya.




Imaduddin menambahkan, cuaca panas di Arab Saudi juga memengaruhi kondisi kesehatan sejumlah jemaah haji. Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah jemaah asal Sumenep juga menjalani perawatan medis akibat kelelahan maupun penyakit bawaan. 


Dengan meninggalnya Masniyatun, jumlah jemaah haji asal Sumenep yang wafat di Tanah Suci pada musim haji 2026 menjadi tiga orang. Sebelumnya, Nawa Supatra (60), warga Desa Kerta Barat, Kecamatan Dasuk, yang tergabung dalam kloter SUB 78, meninggal dunia saat menunaikan ibadah haji. 




Sementara pada akhir Mei 2026, Abd. Aziz bin Rafi'i, warga Desa Prambanan, Kecamatan Gayam, yang tergabung dalam kloter SUB 79, juga meninggal dunia di Tanah Suci. (*)