Jaga Surplus Pangan, Pemkab Bangkalan Implementasikan Teknologi Pertanian
Redaksi - Monday, 26 January 2026 | 08:04 AM


salsabilafm.com - Untuk menjaga tren surplus pangan, Pemerintah Kabupaten Bangkalan melalui Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) terus mengawal implementasi teknologi dan inovasi pertanian. Tujuannya untuk wujudkan kedaulatan pangan.
Plt Kadis PPKP Bangkalan, CHK Karyadinata, menegaskan, mekanisasi pertanian menjadi instrumen vital untuk mempercepat proses produksi dan mengatasi keterbatasan tenaga kerja
"Kami kawal penggunaan teknologi dalam pertanian, hand tractor sudah optimal, alat panen combine harvester juga sudah digunakan di lahan dataran rendah, dan alat tanam rice transplanter ini baru dipakai di 5 kecamatan. Kecepatan alat ini dapat memotong tunda tanam akibat kesulitan tenaga manusia, sehingga tanam lebih cepat, bisa tanam hingga dua kali setahun, masa panen raya sebentar lagi akan kita hitung betul berapa capaian per hektar yang menggunakan teknologi sehingga bisa tergambar jelas hasilnya bila menggunakan teknologi," paparnya, Senin (26/1/2026).
Meskipun modernisasi alat olah lahan dan panen sudah mapan, diakui bahwa penggunaan mesin tanam alat tanam padi atau rice transplanter masih menghadapi tantangan adaptasi di kalangan petani. Di beberapa wilayah seperti Socah, Burneh, Arosbaya, dan Tragah, alat ini sudah mulai banyak digunakan, meski sebagian petani masih merasa asing dengan mekanisme kerjanya.
"Salah satu alasan petani masih enggan adalah kebiasaan. Jika menanam manual biasanya berjalan mundur, mesin rice transplanter ini justru bergerak maju. Ini hanya masalah adaptasi terhadap inovasi, Penggunaan mesin ini menjadi krusial untuk memaksimalkan masa tanam menjadi dua kali setahun, sehingga dapat menjaga surplus berkelanjutan," pungkasnya. (*)
Next News

Tepis Stigma Pesantren Ketinggalan Zaman, Nurul Huda: Kualitasnya Setara Sekolah Unggulan
7 hours ago

Puluhan Warga Sampang Laporkan Dugaan Investasi Bodong, Kerugian Ditaksir Rp23 Miliar
7 hours ago

Bapanas RI dan Satgas Pangan Polres Sampang Cek Stok Beras Bulog dan Minyak Kita
8 hours ago

Pemkab Sumenep Bolehkan Pedagang Berjualan Siang Hari Selama Ramadan
10 hours ago

H-1 Ramadan, Warga Pulau Mandangin Keluhkan Pemadaman Listrik Bergilir
10 hours ago

Disdik Sampang Lobi Pusat, Minta Dana BOS Bisa Dipakai Gaji Guru PPPK Paruh Waktu
10 hours ago

Terekam CCTV, Pria di Bangkalan Bobol Toko untuk Curi Rokok
10 hours ago

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026
a day ago

Hilal Tak Terlihat di Sampang, Ketua PCNU: Tunggu Keputusan Sidang Isbat dan PBNU
a day ago

Gegara Main Petasan Kalengan, 2 Warga Sampang Alami Luka Bakar
a day ago





