Inspektorat Audit Dana Desa 2025 di Banyukapah, Soroti Proyek Rabat Beton Rp73 Juta
Syabilur Rosyad - Tuesday, 24 February 2026 | 03:27 AM


salsabilafm.com - Inspektorat Daerah Kabupaten Sampang mengaudit penggunaan Dana Desa (DD) 2025 di Desa Banyukapah, Kecamatan Kedungdung. Audit ini dilakukan menyusul dugaan proyek rabat beton yang dikerjakan secara asal-asalan.
Inspektur Inspektorat Daerah Sampang, Ari Wibowo Sulistyo, mengatakan, pihaknya telah turun langsung ke Desa Banyukapah untuk menindaklanjuti sejumlah temuan terkait penggunaan dana desa, termasuk pembangunan rabat beton yang dilaporkan mengalami kerusakan.
"Kami sudah turun ke lapangan. Proses audit masih berjalan, sehingga belum bisa menyimpulkan hasilnya. Saat ini masih tahap koordinasi dan klarifikasi dengan perangkat desa," ujarnya saat dihubungi, Selasa (24/2/2026).
Dia menjelaskan, tahapan audit diawali dengan pemeriksaan dokumen surat pertanggungjawaban (SPJ), dilanjutkan dengan konfirmasi kepada perangkat desa, serta pengecekan fisik di lapangan.
"Kalau cek ke lapangan sudah, namun untuk review temuannya belum," tambahnya.
Menurut Ari, audit mencakup seluruh penggunaan dana desa, baik kegiatan fisik maupun nonfisik. Namun, pembangunan fisik menjadi perhatian khusus karena nilai anggarannya relatif besar dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Pembangunan fisik pasti masuk audit karena nilainya tinggi dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat," tegasnya.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Kepala Desa Banyukapah, Ruspandi, belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi yang dilakukan reporter salsabilafm.com melalui pesan dan panggilan WhatsApp juga belum mendapat respons.
Diketahui, proyek jalan rabat beton dengan anggaran Rp73 juta di Desa Banyukapah dilaporkan mengalami kerusakan. Permukaan cor tampak mengelupas dan material kerikil tidak menyatu dengan baik, sehingga memunculkan dugaan proyek tersebut dikerjakan tidak sesuai standar. (Syad)
Next News

Persiapan Pengamanan Pilkades Sampang 2027, Polisi Petakan Wilayah Rawan
12 hours ago

Pilkades Sampang 2026 Dipastikan Tak Bisa Digelar, Ini Sebabnya
12 hours ago

508 Kendaraan Dinas di Bangkalan Tunggak Pajak, Nilai Total Rp113 Juta
14 hours ago

Pembangunan Kawasan Industri di Bangkalan Akan Dimulai Awal 2027
15 hours ago

Polresta Sumenep Siagakan 3 Posko Terpadu Bantu Pencarian Korban KM Virgo 8
15 hours ago

Disperta KP Sampang Mulai Data Petani untuk Alokasi Pupuk Bersubsidi 2027
15 hours ago

Sumur Bor 40 Meter di Sumenep Diduga Mengandung Gas
16 hours ago

KPK Sita Uang Ratusan Miliar dalam 20 Koper dari OTT ATR/BPN
16 hours ago

Musik Daul Pamekasan Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia
16 hours ago

Kemenhaj Akan Verifikasi Ulang 3.000 Travel Umrah
16 hours ago




