84 Siswa SMA di Bangkalan Keracunan MBG, 12 Masih Dirawat di Puskesmas
Redaksi - Friday, 05 June 2026 | 08:08 AM


salsabilafm.com - Sebanyak 12 dari 84 siswa SMAN 1 Kokop, Kecamatan Kokop, Bangkalan yang diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis (4/6/2026) masih harus menjalani perawatan intensif di Puskesmas setempat. Puluhan siswa lainnya telah diizinkan pulang ke rumah masing-masing setelah kondisi mereka membaik usai mendapatkan penanganan medis.
Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Bangkalan, Bambang Budi Mustika mengonfirmasi adanya puluhan siswa yang mengeluhkan gangguan kesehatan massal usai menyantap paket makanan tersebut. Menu MBG itu sendiri didistribusikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kokop, Bangkalan.
"Berdasarkan data yang kami terima, siswa yang masuk ke Puskesmas sebanyak 84 orang. Sementara yang masih menjalani rawat inap hingga pagi ini tersisa 12 orang dan mudah-mudahan sudah bisa pulang hari ini," kata Bambang, Jumat (5/6/2026).
Bambang menjelaskan, paket menu MBG yang dikonsumsi oleh para siswa saat kejadian terdiri dari nasi putih, sate, acar, tempe goreng, dan buah semangka. Dari laporan tim medis, efek samping dari makanan tersebut bereaksi cukup cepat di tubuh para korban.
"Keluhan yang paling banyak dialami siswa adalah mual, ingin muntah namun tidak bisa mengeluarkan muntahan, disertai pusing. Gejala tersebut muncul sekitar satu jam setelah mereka mengonsumsi makanan yang disediakan," jelasnya.
Uniknya, para siswa sempat mengaku tidak mendeteksi adanya keanehan pada aroma maupun rasa makanan saat pertama kali disajikan oleh pihak SPPG.
"Berdasarkan keterangan para siswa, makanan tersebut tidak berbau dan rasanya dinilai enak sehingga dikonsumsi hingga habis," ungkap Bambang.
Satgas MBG Bangkalan kini tengah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat untuk menyelidiki lebih lanjut penyebab pasti keracunan massal yang menimpa puluhan pelajar tersebut.(*)
Next News

Desa Terdampak Kekeringan di Pamekasan Diprediksi Bertambah, BPBD: Tunggu SK dari Bupati
a day ago

Sempat Hilang Dicuri Maling, Motor Milik Warga Pamekasan Akhirnya Kembali
a day ago

Kecam Pelecehan Seksual terhadap Anak, KOPRI PMII Sampang Desak Pelaku Dihukum Berat
a day ago

SPBU Arahkan Pengguna Jeriken Urus Rekomendasi, Disperta KP: Kalau Diperjualbelikan Kembali Kami Tolak
a day ago

Dinsos PPA Sampang Dampingi Korban Rudapaksa 27 Orang, Pastikan Hak Pendidikan Terpenuhi
a day ago

Pemkab Sampang Tunggu Petunjuk ESDM Jatim Tangani Sumur Bor Diduga Mengandung Gas
a day ago

Kantor Imigrasi Pamekasan Deportasi 5 WNA Asal Malaysia dan Pakistan
20 hours ago

Lahan Tembakau di Pamekasan Dirusak OTK, Petani Rugi Rp6,5 Juta
20 hours ago

Desak Polisi Tangkap 27 Pelaku Rudapaksa Anak, DPRD Sampang: Itu Tindakan Biadab
20 hours ago

Gerakan Indonesia Asri 2026 Diluncurkan di Sampang, Dorong Lingkungan Bersih dan Berkelanjutan
2 days ago





