Hendak ke Kondangan, Mobil Pikap Bawa Emak-Emak Terjun ke Jurang
Redaksi - Sunday, 05 April 2026 | 09:25 AM


salsabilafm.com - Kecelakaan mobil pikap membawa rombongan emak-emak hendak pergi ke acara kondangan pernikahan terjadi di Desa Tlokoh, Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Sabtu (4/4/2026). Kendaraan bak terbuka tersebut tergelincir masuk jurang diduga lantaran tidak kuat menanjak.
Insiden ini sempat mengundang kepanikan. Sebab, seluruh penumpang yang berada di bak terbuka terjatuh ke bawah jurang.
Menurut informasi, kecelakaan tunggal ini bermula saat mobil pikap mengangkut belasan emak-emak yang hendak menghadiri acara pernikahan di desa lain.
Saat melintasi jalan menanjak di kawasan perbukitan, kendaraan diduga tidak kuat menahan beban. Kondisi jalan yang sempit dan menanjak memperparah situasi.
Mobil kemudian berjalan mundur secara perlahan hingga akhirnya tergelincir ke sisi kanan jalan dan tersangkut di lereng jurang.
Akibat kejadian tersebut, seluruh penumpang yang berada di bak terbuka terlempar dan jatuh ke bawah jurang. Teriakan histeris para emak-emak pun pecah saat kejadian berlangsung.
Sementara itu, bodi kendaraan pikap tersangkut di bebatuan lereng curam di sisi jalan. Dipastikan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Para penumpang hanya mengalami luka-luka ringan hingga dislokasi.
Warga sekitar segera memberikan pertolongan kepada korban. Proses evakuasi juga dilakukan untuk mengangkat kendaraan pikap kembali ke badan jalan.
Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, mengingatkan masyarakat apabila mobil bak terbuka untuk mengangkut penumpang sangat berbahaya dan dilarang.
"Kami imbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mempergunakan kendaraan bak terbuka untuk mengangkut penumpang sehingga peristiwa seperti ini bisa kita hindari," ujarnya, Sabtu (4/4/2026).
Menuturnya, kendaraan bak terbuka itu diperuntukkan untuk mengangkut barang.
"Kami berharap, kami imbau kepada para pengguna jalan, kepada para pengemudi selalu berhati-hati dalam berkendara," pungkasnya. (*)
Next News

Permintaan Naik, Pemkab Bangkalan Genjot Budidaya Lele untuk Program MBG
11 hours ago

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Ratusan Pohon Ditanam di SGMRP Pamekasan
11 hours ago

84 Siswa SMA di Bangkalan Keracunan MBG, 12 Masih Dirawat di Puskesmas
11 hours ago

Polisi Tegaskan Kasus Tindak Pidana Seksual Tidak Bisa Dimediasi dan Dihentikan
11 hours ago

Lantik Direktur Baru, Bupati Sampang: RSMZ Harus Jadi Rumah Sakit Kebanggaan
11 hours ago

Operasi Patuh Semeru 2026 di Sumenep, 7 Pelanggaran Jadi Prioritas
11 hours ago

Kemenhaj Sumenep Imbau Konvoi Penjemputan Jemaah Haji Tidak Dilakukan Berlebihan
11 hours ago

SPMB 2026 di Sumenep, KPK Sebut Jalur Prestasi dan Domisili Rawan Dimanipulasi
11 hours ago

Dinilai Belum Layak, Lapangan Karapan Sapi Sampang Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Presiden
11 hours ago

FIFA Larang Penonton Bawa Botol Air ke Stadion Piala Dunia 2026
11 hours ago





