Gegara Hand Traktor Hilang, Puluhan Alsintan di Disperta KP Sampang Tak Tersalurkan
Syabilur Rosyad - Monday, 05 January 2026 | 02:25 AM


salsabilafm.com - Satu unit mesin hand traktor dilaporkan hilang dari halaman belakang Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Kabupaten Sampang. Akibat kejadian tersebut, puluhan alat dan mesin pertanian (alsintan) lainnya belum dapat disalurkan kepada petani.
Kepala Disperta KP Kabupaten Sampang, Suyono, mengatakan, peristiwa pencurian itu diketahui terjadi pada Minggu, 28 Desember 2025, sekitar pukul 07.36 WIB.
"Kejadian berlangsung di halaman belakang Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sampang yang berlokasi di Jalan Jaksa Agung Suprapto Nomor 59, Kelurahan Tanggumong, Kecamatan Sampang," ujar Suyono kepada salsabilafm.com, Senin (5/1/2026).
Ia menjelaskan, dampak dari hilangnya mesin tersebut membuat puluhan hand traktor lain yang seharusnya diserahkan kepada kelompok tani terpaksa ditunda penyalurannya.
"Kami harus menunggu laporan polisi (LP) dari aparat penegak hukum (APH), dalam hal ini Polres Sampang. Pelaporannya sudah dilakukan pada Jumat (2/1/2026) kemarin," ungkapnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, membenarkan adanya laporan pencurian tersebut. Berdasarkan keterangan pelapor, Nurudin selaku Kepala Bidang (Kabid) di Disperta KP Sampang, peristiwa itu pertama kali diketahui setelah menerima telepon dari penjaga kantor bernama Deddy (34).
"Penjaga kantor melaporkan telah terjadi pencurian satu unit mesin hand traktor," katanya.
Setelah menerima informasi tersebut, pelapor langsung menuju kantor untuk memastikan kondisi di lapangan. Setibanya di lokasi, diketahui satu unit mesin traktor roda dua merk Quick G 3000 Zeva dengan motor penggerak Kubota RD 85 DI-2S, nomor rangka A25 08683 dan nomor mesin ASS 0082, yang terpasang di bagian depan traktor, telah hilang.
"Mengetahui kejadian tersebut, pelapor kemudian melaporkan kepada Kepala Disperta KP Kabupaten Sampang dan selanjutnya dilaporkan ke Mapolres Sampang," jelasnya.
Ia menambahkan, saat ini kasus dugaan pencurian dengan pemberatan tersebut masih dalam penanganan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sampang.
"Petugas tengah melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti guna mengungkap pelaku," tegasnya.
Diketahui, mesin hand traktor yang hilang tersebut merupakan salah satu dari 19 unit traktor yang pengadaannya bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dengan total anggaran sebesar Rp581 juta yang seharusnya telah tersalurkan pada tahun 2025 kemarin. (Syad)
Next News

Harga Daging Sapi di Pamekasan Turun Jelang Iduladha
17 hours ago

Tabrakan dengan Truk Molen, Microbus di Pamekasan Nyemplung ke Sawah
21 hours ago

Bupati Sampang: Dekopinda Mitra Strategis Pemerintah Daerah Kawal Koperasi Desa Merah Putih
20 hours ago

Kunjungi Radio Salsabila FM, Klinik Mata Sampang Tawarkan Program Edukasi Kesehatan Mata
20 hours ago

Anggota TNI AL Asal Bangkalan Tewas di KRI Radjiman, Keluarga Ungkap Sejumlah Kejanggalan
21 hours ago

Pasangan Tunawicara di Bangkalan Dapat Bantuan Bedah Rumah, Maruarar Sirait: Ini Penerima Tepat Sasaran
a day ago

Perpustakaan Sampang Minim Fasilitas Disabilitas, Koleksi Braille Mulai Disediakan
a day ago

Terdampak Efisiensi, Payung Elektrik Alun-Alun Trunojoyo Sampang Beroperasi Terbatas
a day ago

Bersama Pertamina Patra Niaga, Pesanggrahan Tumbuh Menuju Kampung Berkelanjutan
18 hours ago

Data Kekeringan Belum Lengkap, BPBD Sampang Belum Bisa Pastikan Jumlah Bantuan Air
2 days ago





