Video Asusila Remaja di Sampang Viral, Polisi Amankan Seorang Terduga Pelaku
Syabilur Rosyad - Sunday, 01 March 2026 | 09:49 AM


salsabilafm.com – Video asusila yang melibatkan dua remaja di wilayah Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, viral di media sosial. Aparat kepolisian pun bergerak cepat menindaklanjuti kasus tersebut.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa (10/2/2026) sekitar pukul 20.00 WIB di salah satu ruangan Rumah Makan di Dusun Samaran Barat, Desa Samaran, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang.
Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo mengatakan, dalam video tersebut terdapat dua remaja yang masih berstatus di bawah umur. Yakni, inisial FA (16), warga Desa Karang Anyar, Kecamatan Tambelangan, dan ND (15), warga Desa Tambelangan, Kecamatan Tambelangan.
"Benar, kami telah menerima laporan dan melakukan penanganan terkait beredarnya video asusila yang melibatkan dua remaja di wilayah hukum Polsek Tambelangan. Keduanya masih di bawah umur," katanya, Sabtu (28/2/2026).
Eko mengungkapkan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kejadian bermula saat FA dan ND makan bersama di lokasi tersebut. Setelah itu, FA diduga mengajak ND melakukan perbuatan asusila yang kemudian direkam menggunakan telepon genggam milik ND.
"Beberapa hari kemudian, tepatnya pada Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB saat berada di sekolah, FA meminta bertukar handphone dengan ND dengan alasan hendak memindahkan video tersebut," ungkapnya.
Namun sekitar pukul 10.00 WIB, FA justru diduga mengunggah video asusila itu ke aplikasi TikTok menggunakan akun milik ND hingga akhirnya viral di media sosial.
"Akibat perbuatan tersebut, video menyebar luas dan menimbulkan keresahan di masyarakat," tambahnya.
Dalam penanganan perkara ini, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu stel pakaian milik masing-masing pihak, satu unit ponsel OPPO Reno 6 warna hitam milik FA, serta satu unit OPPO Reno 11 warna hijau milik ND.
"Saat ini, FA telah diamankan dan diserahkan ke Satreskrim Polres Sampang untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Sementara itu, pihak kepolisian juga memberikan pendampingan terhadap korban mengingat keduanya masih berusia anak," ujarnya.
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan media sosial oleh anak-anak.
"Kami mengingatkan agar masyarakat bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak ikut menyebarluaskan konten yang melanggar hukum, terlebih yang melibatkan anak di bawah umur," pungkasnya. (Syad)
Next News

Mobil dan Motor Tabrakan di Jrengik Sampang, Satu Korban Luka
in 5 hours

Motor Tabrak Pohon di Sampang, Pengendara asal Pamekasan Tewas di Tempat
in 4 hours

Ramadan di Sumenep Akan Diwarnai Gerhana Bulan Total pada 3 Maret 2026
a day ago

Dinas Perikanan Sampang: Bantuan Lele 2026 Hanya untuk Pembudidaya Eksis
a day ago

Anggaran DBHCHT Merosot, Kuota Pelatihan Kerja di Sampang Dipangkas 50 Persen
a day ago

Satker PJBH Pastikan Jembatan Suramadu Layak Digunakan Hingga Masa Layan Rencana 100 Tahun
20 hours ago

Gelar Safari Ramadan di Sampang, DPP NasDem Perkuat Konsolidasi Madura Raya
2 days ago

Ramadan Peduli, PAC Fatayat NU Sampang Bagikan Ratusan Paket Sembako dan Takjil
2 days ago

Mobil Dinas Polisi Tabrak Pemotor Hingga Tewas, Polres Bangkalan Tunggu Hasil Olah TKP Polda Jatim
2 days ago

Tak Ada Anggaran, Mudik Gratis Sampang 2026 Bergantung ke Pemprov Jatim
2 days ago


