KPK Naikkan Status Perkara OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ke Penyidikan
Redaksi - Wednesday, 04 March 2026 | 09:44 AM


salsabilafm.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi meningkatkan status perkara operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Pekalongan ke tahap penyidikan.
Dalam waktu kurang dari 1x24 jam, lembaga antirasuah tersebut juga menetapkan status hukum terhadap sejumlah pihak yang diamankan dalam operasi tersebut.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan, keputusan itu diambil setelah dilakukan gelar perkara (ekspose) pada Selasa (3/3/2026) malam.
"Dalam lanjutan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Pekalongan, malam tadi sudah dilakukan ekspose dan perkara ini dinyatakan naik ke tahap penyidikan. KPK juga telah menetapkan status hukum kepada pihak-pihak yang diamankan dalam satu kali dua puluh empat jam," ujar Budi dalam keterangannya, Rabu (4/3/2026).
Sebelumnya, KPK menangkap Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan, bersama ajudan dan orang kepercayaannya di Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa dini hari.
Selain itu, KPK juga mengamankan 11 orang lainnya dari wilayah Pekalongan. Salah satu yang turut diamankan adalah Mohammad Yulian Akbar, Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan.
Budi menjelaskan, OTT tersebut berkaitan dengan dugaan praktik pengondisian dalam pengadaan tenaga alih daya (outsourcing) di sejumlah dinas Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
"Ini terkait sejumlah pengadaan yang dilakukan di dinas-dinas Pemkab Pekalongan yang prosesnya diduga diatur dan dikondisikan, sehingga vendor atau perusahaan-perusahaan tertentu yang bisa masuk dan memenangkan pekerjaan untuk menyediakan barang maupun jasa," ungkapnya.
KPK menduga terdapat pengaturan dalam proses pengadaan tersebut agar perusahaan swasta tertentu dapat memenangkan proyek di lingkungan Pemkab Pekalongan.
Hingga saat ini, penyidik masih mendalami konstruksi perkara serta peran masing-masing pihak yang telah ditetapkan status hukumnya. (*)
Next News

Pemkab Siapkan Bus Gratis untuk Pemudik Tujuan Bangkalan, Kouta Dibatasi 200 Orang
7 hours ago

Terima 300 Drum Aspal dari Pemprov Jatim, Bupati Sampang Akan Prioritaskan Akses Jalan Pesantren
13 hours ago

Konflik Meluas, Warga Sampang di Timur Tengah Diminta Segera Merapat ke Kedutaan
13 hours ago

Soroti Video Asusila Remaja, Mahfud: Perbuatan Tidak Terpuji, Pantas Diberi Hukuman
13 hours ago

Pemuda Ditemukan Tergeletak di Bawah Jembatan JLS Sampang
4 hours ago

AJI Indonesia Perkuat Kapasitas Jurnalis di Jawa Timur Hadapi Manipulasi Informasi Digital
13 hours ago

Pemprov Jatim Revitalisasi 60 SMA/SMK Senilai Rp47,8 Miliar di Madura
13 hours ago

Terima Suntikan Bansos Rp26,7 Miliar, Bupati Sampang: Bentuk Nyata Perhatian Pemprov Jatim
a day ago

Arab Saudi Larang Impor Unggas dari 40 Negara, Mentan Dorong Ekspor Produk Olahan
2 days ago

Pemkab Sampang Siapkan Dana Bergulir Rp300 Juta untuk Modal UMKM
2 days ago





