Terima 300 Drum Aspal dari Pemprov Jatim, Bupati Sampang Akan Prioritaskan Akses Jalan Pesantren
Ach. Mukrim - Wednesday, 04 March 2026 | 03:59 AM


salsabilafm.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang menerima bantuan hibah sebanyak 300 drum aspal dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur. Bantuan ini diproyeksikan untuk mempercepat perbaikan infrastruktur jalan kabupaten, terutama akses menuju pondok pesantren.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Bupati Sampang Slamet Junaidi dalam rangkaian agenda Sapa Bansos di Pendapa Trunojoyo, Selasa (3/3/2026) kemarin.
Kepala Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur, Edy Tambeng Widjaja, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan respons atas pengajuan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Sampang.
"Kami menyalurkan sesuai pengajuan. Aspal ini bebas digunakan oleh Pemkab Sampang untuk mendukung perbaikan jalan di ruas-ruas kabupaten," katanya.
Menurutnya, saat ini pembangunan ada di tangan Pemkab Sampang. Terkait waktu pelaksanaan, Edy menyebut semua bergantung pada kesiapan teknis di lapangan.
"Dengan adanya bantuan ini, diharapkan akses mobilitas warga Sampang dapat segera membaik melalui penanganan jalan yang lebih cepat," ucapnya.
Sementara itu, Bupati Sampang, Slamet Junaidi menyampaikan, apresiasi dan terima kasih atas perhatian Pemprov Jatim kepada masyarakat Sampang.
Dari delapan jenis bantuan yang diserahkan, salah satunya berupa 300 drum aspal yang akan dimanfaatkan untuk perbaikan ruas jalan, khususnya akses menuju sejumlah Pondok Pesantren (Ponpes).
Menurutnya, masih banyak ponpes di Sampang yang membutuhkan dukungan infrastruktur agar proses pendidikan dapat berjalan lebih lancar.
"Insyaallah kita akan membantu melalui bantuan dari Ibu Gubernur," ujarnya.
Bupati juga menjelaskan, sinergi antara Pemkab Sampang dan Pemprov Jatim yang telah terjalin sejak periode pertama kepemimpinannya diharapkan terus berlanjut pada periode kedua ini. Menurutnya, kolaborasi tersebut penting untuk mewujudkan pembangunan yang lebih baik, khususnya di Kabupaten Sampang.
"Sinergi yang telah kita bangun selama ini mudah-mudahan terus terjalin dengan baik ke depan," jelasnya.
Dia juga menyinggung penurunan Transfer ke Daerah (TKD) yang berdampak pada sejumlah program daerah, termasuk di Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Sosial (Dinsos) dan perangkat daerah lainnya. Meski demikian, dia menegaskan hal tersebut bukan menjadi hambatan untuk terus membangun Sampang.
"Dengan menurunnya TKD tentu sangat berpengaruh, tapi itu bukan persoalan bagi kami. Insyaallah kami tetap konsisten membangun Sampang," tegasnya.
Slamat Junaidi juga berharap Pemprov Jatim dapat membantu pembangunan jalan antar kecamatan yang telah diusulkan sejak periode pertama, namun hingga kini belum terealisasi.
"Mudah-mudahan ini juga bisa dibantu oleh Pemerintah Jawa Timur," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Sempat Tertunda, 2 JCH Sampang Akhirnya Berangkat ke Tanah Suci
11 hours ago

Ribuan Nelayan di Sampang Belum Terdaftar Program Jamsostek
11 hours ago

Seorang Perempuan Melahirkan di Bus saat Perjalanan dari Solo ke Pamekasan
15 hours ago

Pejalan Kaki Meninggal Dunia, Diduga Ditabrak Motor di Jembatan Suramadu
15 hours ago

2 Rumah Warga Torjun Sampang Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp150 Juta
15 hours ago

Tambang Galian C di Pamekasan Longsor, Dump Truck Tertimbun Material Tanah
15 hours ago

Jelang Iduladha, Harga Kambing Kurban di Sumenep Naik
15 hours ago

Hasani Utsman: Kebijakan Pasien PAPS Tak Dijamin BPJS Merugikan Secara Finansial, Sosial dan Kultural
a day ago

Soroti Dasar Hukum PAPS, MUI Sampang: Jangan Sampai Kebijakan Ini Menyusahkan Rakyat Miskin
a day ago

BPJS Sampang Tegaskan Pasien Kondisi Kritis Tetap Bisa Dijamin Meski PAPS
a day ago



