Kamis, 5 Februari 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

DPRD Sampang Sebut Volume Sampah yang Terus Bertumbuh Akan Jadi Bom Waktu

Ach. Mukrim - Thursday, 05 February 2026 | 08:59 AM

Background
 DPRD Sampang Sebut Volume Sampah yang Terus Bertumbuh Akan Jadi Bom Waktu
Ketua Komisi 1 DPRD Sampang, Moh Salim. (Mukrim/Salsa/)

salsabilafm.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Sampang memberikan peringatan keras mengenai kondisi pengelolaan sampah. Pasalnya, tanpa adanya perencanaan matang dan solusi permanen, pertumbuhan volume sampah yang diproduksi setiap detik dikhawatirkan akan menjadi "bom waktu" lingkungan bagi Kabupaten Sampang


"Sampah ini kalau tidak segera dilakukan inisiasi atau perencanaan dengan matang bagaimana mencarikan solusi, akan menjadi bom waktu yang detik per detiknya terus berjalan," Kata Ketua Komisi 1 DPRD Sampang, Moh Salim, Kamis (5/2/2026).


Dia mengaku telah melakukan langkah proaktif dengan melakukan studi banding ke Desa Randu, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Di sana, pihaknya mempelajari komunitas "Pempas" (Pemuda Pemudi Sampah) yang berhasil mengolah sampah secara mandiri dengan koordinasi pemerintah desa dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat


"Model pengelolaan sampah berbasis komunitas seperti di Bantul sangat potensial untuk diadaptasi di seluruh desa di Kabupaten Sampang agar sampah tidak hanya menumpuk, tetapi memiliki nilai guna," ungkapnya.


Menurut Salim, meski telah mengantongi referensi solusi, pihaknya mengungkapkan ada dua tantangan besar yang mengganjal eksekusi di lapangan, yakni persoalan regulasi dan ketersediaan anggaran.


"Ada hal yang perlu kita lakukan, terutama menyangkut satu regulasi, yang kedua adalah anggaran. Ini yang sedang kita koordinasikan dengan seluruh stakeholder terkait," tegasnya.


Dia juga mendorong DLH setempat untuk segera merumuskan kebijakan strategis. Salim menyebut telah berkomunikasi dengan pihak eksekutif dan mendapatkan sinyal positif terkait rencana pengolahan sampah di masa mendatang.


"Ada kabar baik tentang pengolahan sampah di Kabupaten Sampang nanti. Kami di legislatif akan terus memberikan masukan dan pengawasan sesuai tupoksi kami agar solusi ini segera terealisasi sebelum bom waktu itu meledak," pungkas Salim. (Mukrim)