DPRD Desak Pemkab Sampang Terbitkan Payung Hukum Industri Genteng Karang Penang
Ach. Mukrim - Thursday, 05 February 2026 | 08:56 AM


salsabilafm.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang memberikan perhatian khusus terhadap industri genteng di Kecamatan Karang Penang. Sebab, meski produk tersebut sudah menembus pasar nasional, hingga kini belum ada payung hukum maupun regulasi lingkungan yang memadai untuk melindungi sektor manufaktur rakyat tersebut.
Anggota Komisi IV, DPRD Kabupaten Sampang, Sohibus Sulton mengatakan, produk genteng Karang Penang yang sudah menembus pasar nasional seharusnya mendapatkan perhatian lebih, terutama dari sisi regulasi. Selama ini para perajin genteng berjalan sendiri tanpa perlindungan hukum yang kuat dari pemerintah daerah.
Untuk itu, pihaknya mendesak Pemkab Sampang segera menerbitkan regulasi yang bertindak sebagai payung hukum sekaligus pelindung bagi para pelaku usaha genteng.
"Kita butuh aturan yang melindungi pengusaha agar produk mereka diakui kelayakannya dan operasionalnya tidak dianggap merusak lingkungan," katanya, Kamis (5/2/2026).
Menurutnya, regulasi yang diminta bukan sekadar urusan administratif, melainkan menyangkut keberlanjutan ekosistem di Karang Penang. Payung hukum tersebut harus mengatur tata cara penambangan bahan baku dan proses produksi agar industri tetap berjalan produktif tanpa menimbulkan kerusakan alam yang permanen.
"Kita perlu payung hukum agar bisnis genteng ini tetap jalan tanpa merusak lingkungan. Regulasi ini penting supaya pengusaha kita aman dalam bekerja dan produk mereka memiliki daya saing yang diakui," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Sampang, Ahmad Mahfudz, menyatakan kesiapannya untuk mendorong regulasi tersebut, terlebih hal ini selaras dengan instruksi dan rencana strategis Presiden RI, Prabowo Subianto.
Mahfudz menyampaikan kabar baik bagi perajin lokal terkait rencana pemerintah pusat untuk melakukan kebijakan "gentengisasi". Kebijakan ini diprediksi akan menggeser penggunaan atap jenis lain, seperti seng atau baja ringan, kembali ke penggunaan genteng tanah liat.
"Kami sangat mendukung karena itu sesuai dengan instruksi Presiden. Kemarin Presiden sempat menyinggung rencana mengubah atap-atap bangunan menjadi genteng kembali. Ini adalah peluang besar bagi Kabupaten Sampang, khususnya Kecamatan Karang Penang," ungkapnya.
Dia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Sampang kini mulai bersiap siaga apabila rencana nasional tersebut benar-benar terealisasi. Dia menekankan, Karang Penang harus berada di garda terdepan dalam menyuplai kebutuhan material tersebut.
"Kita harus siap siaga. Jika rencana itu terealisasi, Karang Penang harus menjadi penyokong utama. Inilah mengapa penguatan regulasi dan standar kualitas produk di tingkat lokal menjadi sangat krusial saat ini," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Dugaan Penipuan Berkedok Imam Mahdi di Bangkalan Dilaporkan ke Polisi
20 hours ago

Polisi Gerebek Lokasi Sabung Ayam di Sampang, Tegaskan Zero Tolerance Judi
20 hours ago

Pimpin Apel Hari Santri 2026, Ketua PCNU Sampang Tekankan Pentingnya Persatuan
21 hours ago

Peringati Hari Santri, PCNU Sampang Salurkan Air Bersih ke Wilayah Terdampak Kekeringan
a day ago

Proyek Jalan Madupat–Omben Rp3,9 Miliar Disoal, Warga Klaim Lahan Dipakai Tanpa Izin
2 days ago

2 Kali Ditegur Tak Digubris, Satpol PP Sampang Ancam Bongkar Parkir AGN Signature
2 days ago

Gudang di Bangkalan Terbakar Pasien Puskesmas Berhamburan Keluar
2 days ago

Kemenag Sumenep Tangani Dugaan Perundungan di Madrasah
2 days ago

Serukan Salat Istisqa Tiap Kecamatan, Wabup Sampang: Ikhtiar Batin Agar Turun Hujan
2 days ago

18 Bilik di Camplong Sampang Dibongkar Polisi, Diduga Jadi Tempat Konsumsi Narkoba
2 days ago

