DPMD Sampang Belum Lakukan Pengukuran Peta Batas Desa
Ach. Mukrim - Thursday, 23 January 2025 | 07:18 PM


salsabilafm.com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mengaku belum bisa melaksanakan pengukuran pembentukan Peta Batas Desa sebagai tindak lanjut dari Peraturan Daerah (Perda) Penataan Desa.
Plt Kepala DPMD Sampang, Sudarmanta mengatakan, pengukuran dari pembentukan Peta Batas Desa dari 180 Desa dan 6 Kelurahan di Kabupaten berjuluk Kota Bahari itu belum sepenuhnya selesai. Menurutnya hal itu, harus dikonferensi dengan Bappelitbanda terkait Geospasial.
Dia mengaku belum bisa memberikan jumlah spesifik terkait jumlah desa yang sudah dilakukan pengukuran. Namun, ia hanya menyebutkan, ada Desa Klobur di Kecamatan Sreseh yang saat pengukuran belum connect, karena terkait dengan Rencana Tata Ruang Kecamatan itu ada beberapa yang belum disinkronkan.
"Yang belum connect itu antara desa Klobur dengan desa mana gitu. Tapi itu bukan sengketa, cuma titik koordinatnya saja yang masih belum fix. Karena ada yang minta masuk desa ini, ada yang minta masuk ini," katanya, Kamis (23/1/2025).
Sementara untuk Desa yang lainnya, kata dia, tidak ada masalah. Ia juga mengungkapkan, kalau leading sektor dari pengukuran yang dilakukan sebelumnya ialah Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan Bappelitbangda.
"Untuk Desa Klobur sama Desa mananya kita belum tahu, karena saya belum di DPMD. Terkait masalah itu disampaikan sekitar bulan November 2024 ketika rapat. Namun kalau untuk desa lainnya tidak ada permasalahan," imbuhnya.
Sudarmanta menjelaskan, pihaknya bisa fokus ke pengukuran pembentukan Peta Batas Desa apabila program utama yang ada di instansinya sudah terlaksana. Ada beberapa tahapan yang saat ini masih mau dijalankan oleh pihaknya. Yang di antaranya, ialah penataan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), dan Evaluasi Pj Kepala Desa (Kades).
"Tapi hari ini tahapan kita masih seputar evaluasi Pj Kepala Desa. Setelah itu penataan APBDesa. Dan berikutnya insya Allah pengukuran peta batas desa," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Kasus Penganiayaan Guru Madrasah di Sampang, Kuasa Hukum: Korban Sempat Diancam Dibunuh
19 hours ago

Urai Kemacetan, Polisi Evakuasi Truk Fuso di Ruas Jalan Nasional Bangkalan
19 hours ago

Kasus PMK di Bangkalan: 51 Sapi Sembuh, 3 Ekor Masih Terinfeksi
19 hours ago

13,5 Juta Peserta PBI JKN Dinonaktifkan pada 2025, Gus Ipul: 87,591 Ribu Lakukan Reaktivasi
19 hours ago

Menkeu Purbaya Minta Pemutakhiran Data PBI JKN Dilakukan Bertahap
19 hours ago

Jelang Ramadan, Ribuan Botol Miras di Pamekasan Dimusnahkan
19 hours ago

1.316 CJH Sumenep Jalani Vaksinasi Selama 3 Hari
19 hours ago

Polisi Gagalkan Peredaran 250 Botol Arak Bali di Terminal Sampang
21 hours ago

Guru PPPK Paruh Waktu Datangi DPRD Sampang, Tuntut Kesejahteraan dan Pengalihan Status
21 hours ago

Terganjal Utang Pelanggan, PDAM Sampang Absen Setor PAD Hingga 2027
a day ago




