China Akan Bangun Pabrik Industri Padat Karya di Madura
Redaksi - Friday, 07 August 2026 | 07:43 AM


salsabilafm.com - Beberapa pabrik asal China berencana direlokasi ke Kawasan Industri Madura di Bangkalan, Jawa Timur. Pabrik yang akan dipindahkan bergerak di sektor padat karya.
Rencana tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kawasan Industri di Guangdong, China dengan Wiraraja Madura Industrial Park. Kerja sama ini menjadi bagian dari skema Two Countries Twin Park antara Indonesia dan China.
Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) Akhmad Ma'ruf Maulana mengatakan, pihaknya sedang mempercepat proses perizinan agar investasi tersebut segera direalisasi. Kawasan industri di Bangkalan juga ditargetkan segera dibangun.
"Yang pasti kawasan industri di China, ini klasternya itu sebagian yang sudah tidak bisa di China akan pindah ke Madura. Jadi suatu klaster yarng pemerintahnya memang sudah tidak diizinkan lagi berdiri di pabrik di situ, pindah satu klaster ke Madura," kata Ma'ruf, di kantor Kemenko Ekonomi, Jakarta Pusat, Rabu (5/8/2026).
Saat ini nilai investasi yang akan masuk masih dihitung. Sebab, perusahaan-perusahaan yang akan direlokasi masih dalam proses pendataan. Namun, beberapa sektor yang dipastikan akan masuk antara lain pabrik polyester, cokelat, matras atau spring bed, benang, serta sejumlah industri lainnya.
Ma'ruf menambahkan, investasi yang masuk ke Bangkalan mayoritas merupakan industri padat karya, sehingga diharapkan mampu menyerap banyak tenaga kerja. Menurut Ma'ruf, di China banyak pabrik sudah beralih menggunakan teknologi Al.
"Saya baru ketahui di China sudah pakai teknologi AI ya, yang memang karyawannya memang sudah pakai teknologi, ini yang matras ya, matras, kasur, tempat tidur matras, dan coklat, polyster, benang, ini memang industri yang padat karya," tuturnya.
Sementara itu, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, kerja sama tersebut menjadi bagian dari pengembangan program Two Countries Twin Park yang sebelumnya telah berjalan di Batang dan Semarang. Karena itu, kawasan industri di Bangkalan akan menjadi yang pertama di Pulau Madura.
"Karena ini menjadi satu-satunya ataupun kawasan industri pertama di Madura sehingga tentu berharap Jawa Timur, tetapi juga bisa masuk ke Madura," kata Airlangga. (*)
Next News

Erupsi Gunung Anak Krakatau, 7 Bandara Hentikan Operasional Penerbangan hingga Tengah Malam
8 hours ago

Prabowo Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada Hadapi Abu Vulkanik Anak Krakatau
11 hours ago

4 Gunung Api di Indonesia Erupsi Bersamaan Pagi Ini
12 hours ago

Kebakaran 5 Hektare Lahan di Bangkalan, Asap Tebal Masuk Permukiman
12 hours ago

Empat Pejabat Baru Sumenep Dilantik, Bupati Fauzi Titip Sejumlah PR Penting
a day ago

Antre Pertalite Berjam-jam, Puluhan Pemotor Pilih Berteduh Akibat Cuaca Panas
a day ago

Hanya Dihadiri 16 Anggota, Paripurna DPRD Sampang Kembali Ditunda
2 days ago

Gara-gara Minta Uang, Pria di Sampang Diduga Pukul Ibu hingga Bakar Rumah
2 days ago

Nahas! Pickup Tabrak Fuso Saat Diduga Menyalip, Tangan Pengemudi di Sampang Putus
2 days ago

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Bangkalan
2 days ago




