Kamis, 6 Agustus 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Kendala Anggaran, Formasi Paskibraka Sampang Belum Penuhi Komposisi 17-8-45

Ach. Mukrim - Thursday, 06 August 2026 | 12:42 PM

Background
Kendala Anggaran, Formasi Paskibraka Sampang Belum Penuhi Komposisi 17-8-45
Paskibraka Sampang (Mukrim/Salsa/)

salsabilafm.com - Formasi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sampang pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 dipastikan belum menggunakan komposisi ideal 17-8-45. Keterbatasan anggaran menjadi alasan utama belum terpenuhinya formasi tersebut.


Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sampang, Denny Edy Setiawan, mengatakan, jumlah personel Paskibraka tahun ini sebanyak 42 orang. Dari jumlah tersebut, 40 anggota akan bertugas pada upacara di Kabupaten Sampang, sedangkan dua lainnya mewakili daerah di tingkat Provinsi Jawa Timur.


Menurut Denny, formasi tersebut disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia. Tahun ini, anggaran kegiatan Paskibraka sekitar Rp270 juta dan tidak hanya digunakan untuk pelatihan, tetapi juga mencakup kebutuhan penyelenggaraan secara keseluruhan, termasuk perjalanan dinas dan pelaksanaan kegiatan.




"Formasi tahun ini memang belum menggunakan komposisi lengkap 17-8-45 karena menyesuaikan kemampuan anggaran yang ada," katanya, Kamis (6/8/2026). 


Meski demikian, proses pembinaan tetap berjalan sesuai tahapan. Sebelum memasuki pelatihan utama, para peserta telah mengikuti pembinaan dasar sejak 22 Juni berupa latihan fisik, Peraturan Baris Berbaris (PBB), serta pembentukan karakter dan kedisiplinan.




Pelatihan intensif sudah berlangsung mulai 4 Agustus kemarin hingga menjelang pelaksanaan upacara pada 17 Agustus 2026. Selama masa tersebut, para anggota Paskibraka akan menjalani karantina selama 10 hari di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Sampang.


Dalam pelatihan itu, peserta akan dibimbing oleh pelatih dari TNI, Polri, dan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Materi yang diberikan meliputi pembinaan fisik, baris-berbaris, penguatan mental, hingga pembinaan rohani.


Denny menjelaskan, seluruh peserta yang telah dinyatakan lolos seleksi akan dilibatkan dalam upacara pengibaran maupun penurunan bendera. Karena itu, tidak disiapkan petugas cadangan.




"Kalau ada yang sakit tentu kami istirahatkan. Harapan kami saat pelaksanaan upacara semua dalam kondisi siap. Namun kalau memang masih sakit, kami tidak mungkin memaksakan karena menyangkut kesehatan dan keselamatan peserta," ujarnya.


Selain itu, Bakesbangpol juga melakukan penyesuaian terhadap syarat tinggi badan calon Paskibraka. Jika ketentuan nasional menetapkan minimal 170 sentimeter untuk putra dan 165 sentimeter untuk putri, di Kabupaten Sampang batas tersebut diturunkan agar lebih menyesuaikan kondisi daerah.




Denny berharap ke depan dukungan anggaran dapat ditingkatkan sehingga formasi Paskibraka Kabupaten Sampang bisa memenuhi komposisi ideal 17-8-45 sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan bagi para anggota.


"Kami berharap Paskibraka Kabupaten Sampang ke depan bisa lebih lengkap, lebih berkembang, dan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya," pungkasnya. (Mukrim)