Perwakilan Sampang Ditargetkan Masuk 10 Besar pada Grand Final Raka Raki Jatim 2026
Ach. Mukrim - Thursday, 06 August 2026 | 12:45 PM


salsabilafm.com - Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Sampang optimis delegasi yang dikirim pada ajang Raka Raki Jawa Timur 2026 mampu memberikan hasil terbaik. Target minimal yang dipasang adalah menembus jajaran 10 besar pada grand final yang digelar di Grand Ballroom Aston Gresik, Jumat (7/8/2026) besok.
Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Disporabudpar Kabupaten Sampang, Endah Nursiskawati, mengatakan, Kabupaten Sampang mengirimkan sepasang delegasi yang merupakan pemenang Duta Wisata Pemilihan Kacong Cebbing Kabupaten Sampang 2025, yakni Raka Ashabul Kahfi dan Raki Calista Milan Wahyudi.
"Untuk kegiatan pengiriman Raka Raki Jawa Timur tahun 2026 ini, kami mengirimkan sepasang Raka dan Raki yang merupakan pemenang Duta Wisata Pemilihan Kacong Cebbing Kabupaten Sampang tahun 2025," ujarnya, Kamis (6/8/2026).
Endah menjelaskan, persiapan kedua delegasi telah dilakukan sejak Mei 2026. Berbagai pembekalan diberikan secara intensif, mulai dari pengembangan talenta, public speaking, kemampuan percakapan bahasa Inggris, pendalaman pengetahuan kepariwisataan, hingga beauty class.
"Persiapan sudah berjalan sejak bulan Mei. Banyak yang dipersiapkan, mulai dari talenta, public speaking, conversation bahasa Inggris, pendalaman pengetahuan kepariwisataan, hingga beauty class sebagai bekal bagi calon delegasi," kata Indah.
Menurutnya, sejumlah materi tersebut diberikan melalui pelatihan khusus karena berpotensi menjadi bagian dari penilaian selama masa karantina maupun grand final. Selain mendapatkan pembinaan dari tim internal, para delegasi juga mengikuti pelatihan dari pihak eksternal untuk meningkatkan kemampuan mereka.
Disporabudpar Sampang menargetkan delegasinya mampu masuk 10 besar. Meski persaingan dinilai cukup ketat karena diikuti perwakilan dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, pihaknya tetap optimistis dengan kemampuan yang dimiliki kedua delegasi.
"Target kami minimal masuk 10 besar. Persaingan memang berat karena diikuti seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur, tetapi kami tidak pesimis. Anak-anak sudah menjalani pembekalan secara maksimal dan kami berharap dapat memberikan performa terbaik saat karantina maupun grand final," tutur Endah.
Dia menambahkan, dukungan pemerintah daerah tidak hanya berupa pembekalan, tetapi juga pendampingan dalam penyusunan program yang berdampak dan berkelanjutan di sektor pariwisata. Program tersebut diharapkan dapat disinergikan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta diterapkan di daerah asal masing-masing.
Endah juga mengajak masyarakat Kabupaten Sampang untuk memberikan dukungan kepada Raka Ashabul Kahfi dan Raki Calista Milan Wahyudi melalui voting yang telah dibuka panitia.
"Kami mengajak seluruh masyarakat Sampang untuk mendukung Raka Ashabul Kahfi dan Raki Calista Milan Wahyudi pada ajang Raka Raki Jawa Timur 2026. Voting ditutup pada 7 Agustus sebelum pukul 12.00 WIB. Dukungan masyarakat sangat berarti bagi perjuangan mereka membawa nama baik Kabupaten Sampang di tingkat Jawa Timur," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Jadi Inspektur Upacara HUT ke-81 RI, Bupati Sampang Ajak Masyarakat Tingkatkan Gotong Royong
18 hours ago

890 Jumlah IKM di Sampang, 149 yang Tergabung dalam Sentra Industri
18 hours ago

Puncak Festival Pesisir ke-5, 400 Nelayan Gemakan Budaya Mandangin
2 days ago

Ikuti Renungan Suci HUT ke-81, Bupati Sampang: Kemerdekaan Lahir dari Pengorbanan
3 days ago

Festival Pesisir ke-5 HCML Dimulai, Ratusan Warga Mandangin Nikmati Layanan Adminduk dan Khitan Gratis
4 days ago

Bantu Warga Terdampak Kekeringan, MWC NU Banyuates Sampang Salurkan Air Bersih
4 days ago

Kebakaran Hanguskan 2 Rumah di Pamekasan, Kerugian Ditaksir Rp200 Juta
4 days ago

Laga Soekarno Cup di Bangkalan Ricuh, Seorang Official Tim Diduga Pukul Wasit
4 days ago

Waskita Beton Precast Matangkan Kesiapan Gedung Jurusan Kesehatan POLTERA, Target Rampung Akhir Agustus 2026
5 days ago

Siswi di Pamekasan Meninggal Akibat Steven Johnson Syndrome, Dinkes: Hanya Satu Kasus
5 days ago
