BPBD Isi Air 5 Sumur Warga Sumenep yang Kering
Redaksi - Thursday, 06 August 2026 | 06:54 AM


salsabilafm.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mengisi lima sumur warga yang mengering akibat kekeringan di dua desa di Kecamatan Pasongsongan.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan air bersih bagi warga selama musim kemarau. Lima sumur tersebut berada di Desa Montorna dan Desa Prancak. Kedua desa itu merupakan wilayah yang hampir setiap tahun mengalami kekeringan saat musim kemarau sehingga membutuhkan pasokan air bersih dari BPBD.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sumenep Akhmad Taufik mengatakan, pengisian sumur dilakukan karena warga tidak memiliki tempat penampungan yang mampu menampung satu tangki air berkapasitas sekitar 6.000 liter.
"Lima sumur warga kami isi air karena kondisinya sudah kering. Air dari mobil tangki dimasukkan ke sumur, kemudian warga menyedotnya ke rumah masing-masing," kata Taufik, Kamis (6/8/2026).
Selain mengisi sumur, BPBD juga menyalurkan air bersih langsung kepada warga serta memenuhi kebutuhan air di sejumlah fasilitas umum, seperti musala, masjid, dan sekolah, terutama di Desa Montorna.
Hingga kini, BPBD telah melakukan dropping air sebanyak tujuh kali ke Desa Montorna dan dua kali ke Desa Prancak. Distribusi dilakukan menyesuaikan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.
"Desa Montorna sudah tujuh kali menerima dropping air, sedangkan Desa Prancak dua kali. Kedua desa ini memang hampir setiap tahun mengalami kekeringan kritis saat musim kemarau," tambahnya.
Dia menjelaskan, seluruh distribusi air bersih dilakukan setelah BPBD menerima laporan dari masyarakat melalui layanan Call Center 112. Setiap laporan terlebih dahulu diverifikasi sebelum mobil tangki diberangkatkan ke lokasi
"Dropping air dilakukan berdasarkan permintaan yang masuk melalui Call Center 112. Setelah laporan diterima dan diverifikasi, kami langsung mengirim bantuan ke lokasi," ujar dia.
Kata Taufik, BPBD terus memantau potensi kekeringan di wilayah lain di Kabupaten Sumenep. Warga diminta segera melapor apabila mengalami kesulitan memperoleh air bersih agar bantuan dapat segera disalurkan selama musim kemarau berlangsung. Sebelumnya, tiga desa di Kabupaten Sumenep mulai terdampak kekeringan akibat musim kemarau. (*)
Next News

Truk Sirtu Tanpa Terpal Resahkan Pengendara, Satlantas Sampang Lakukan Penindakan
14 hours ago

Warga Sumenep Kekurangan Air Bersih, Pemprov Jatim Identifikasi Pembangunan Sumur Bor
15 hours ago

DWP BAPENDA Sumenep Gelar Pemeriksaan Gigi Gratis
19 hours ago

Pemerintah Siapkan Skema Pembayaran Gaji PNS Lewat KDMP
19 hours ago

WALHI Sebut Laporan Menteri ke Prabowo Soal Karhutla Tak Valid
19 hours ago

Terseret Kasus Dugaan Perselingkuhan, Kapus Robatal Sampang Terancam Dipecat
2 days ago

Fasilitas Pantai Camplong Tak Terawat, Disporabudpar Soroti Tanggung Jawab Pengelola
2 days ago

SDN di Bangkalan Bakal Dibongkar untuk Sekolah Rakyat, Siswa Belajar di Teras Rumah
2 days ago

Pantai Slopeng Sumenep Dipilih Jadi Lokasi Puncak Hari Jadi Jatim ke-81
2 days ago

Kadindik Jatim Nilai Wacana Tidak Otomatis Naik Kelas Dorong Murid Lebih Giat Belajar
2 days ago




