Destinasi Wisata Baru Bermunculan di Sampang, Pemkab Genjot Perizinan dan Infrastruktur
Ach. Mukrim - Saturday, 08 August 2026 | 05:52 AM


salsabilafm.com - Sejumlah destinasi wisata baru mulai bermunculan di Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Pemerintah daerah melalui Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) setempat mengaku terus melakukan pendampingan agar destinasi-destinasi tersebut dapat berkembang dan memenuhi ketentuan administrasi.
Kepala Disporabudpar Sampang Marnilem mengatakan, beberapa destinasi yang kini mulai menarik perhatian wisatawan antara lain Pantai New Harton di pesisir selatan Kota Sampang, Waduk Klampis di Kecamatan Kedungdung.
"Sedangkan di Pantura ada Tase' Lotra di Desa Lobuk, Kecamatan Banyuates, yang saat ini kami bina," katanya, Sabtu (8/8/2026).
Menurutnya, pembinaan dilakukan dengan menyesuaikan potensi dan karakter masing-masing destinasi. Pantai New Harton, misalnya, dikembangkan oleh investor lokal. Sehingga pendampingan diarahkan pada pemenuhan administrasi dan perizinan serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM).
Pendampingan juga mencakup pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin).
"Juga ada pendampingan pengurusan PBG, Andalalin," ujarnya.
Sementara itu, Waduk Klampis dan Tase' Lotra masuk dalam kategori desa wisata. Karena itu, pembinaan tidak hanya menyasar aspek administrasi, tetapi juga penguatan kelembagaan masyarakat melalui pembentukan kelompok sadar wisata (Pokdarwis).
"Karena masuk desa wisata, jadi kami dampingi pembentukan kelembagaan Pokdarwis," ungkap Marnilem.
Dia juga mengaku telah berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) lain untuk mendukung pengembangan destinasi wisata tersebut. Koordinasi dilakukan terutama untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana penunjang wisata.
Marnilem mencontohkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mendukung aspek keselamatan wisatawan di kawasan Waduk Klampis.
"Kepada BPBD kami minta bantuan baju pelampung untuk keselamatan pengunjung saat berlayar di waduk," jelasnya.
Selain keselamatan, persoalan akses jalan juga menjadi perhatian. Disporabudpar meminta dukungan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk menunjang akses menuju sejumlah destinasi wisata yang mulai berkembang.
"Sedangkan mengenai jalan, kami minta support ke dinas PUPR mengenai jalan," lanjutnya.
"Kami berharap munculnya destinasi-destinasi baru tersebut dapat memperluas pilihan wisata bagi masyarakat sekaligus mendorong pengembangan ekonomi lokal. Pendampingan lintas sektor sangat penting agar pertumbuhan destinasi wisata berjalan beriringan dengan pemenuhan aspek legalitas, keselamatan, kelembagaan dan infrastruktur," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Sumenep Akan Ganti Nama Jadi Kabupaten Kepulauan, Naskah Akademik Mulai Disusun
13 hours ago

323 Pasangan di Sampang Ajukan Isbat Nikah per Januari-Juli 2026
15 hours ago

Puluhan Penyandang Disabilitas di Sampang Ikuti Pelatihan Mushaf Qur'an Isyarat
15 hours ago

DWP Bapenda Sumenep Tampil Semangat di Lomba Menyanyi Lagu Daerah HUT RI ke-81
17 hours ago

DWP Bapenda Sumenep Tampil Semangat di Lomba Menyanyi Lagu Daerah HUT RI ke-81
13 hours ago

China Akan Bangun Pabrik Industri Padat Karya di Madura
2 days ago

Pengembangan Industri China Bakal Dilaksanakan di Bangkalan, Bupati: Akan Menyerap Ribuan Pekerja Lokal
2 days ago

Kades di Bangkalan Bantah KDMP Dibangun di Tengah Sawah: Itu Dekat SD
2 days ago

Pantau via Udara, Basarnas Tak Temukan Bangkai KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan Sumenep
2 days ago

Karapan Sapi Kabupaten Sampang 2026 Akan Dihelat di Lapangan Prio
2 days ago





