Cerita Anak Ketua PCNU Bangkalan, Korban Selamat Ambruknya Mushala Ponpes di Sidoarjo
Redaksi - Tuesday, 30 September 2025 | 05:19 PM


salsabilafm.com – Salah satu korban selamat dari peristiwa ambruknya mushala Pondok Pesantren Al Khoziny, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, berasal dari Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Korban saat ini telah dibawa pulang ke Bangkalan.
Korban tersebut adalah Abdul Majid (16), putra kedua Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bangkalan, KH Makki Nasir.
Pria yang akrab disapa Kiai Makki itu mendapatkan kabar peristiwa tersebut kemarin sore dari salah satu kerabatnya di ponpes itu.
"Kemarin sore saya dapat telepon dari salah satu Ning di sana, diberi tahu kalau putra saya selamat. Saya saat itu justru tidak tahu ada kejadian apa. Saya langsung cek grup dan melihat video itu," ujarnya, Selasa (30/9/2025).
Setelah itu, Kiai Makki meminta istrinya segera datang ke Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo. Kemudian, menjemput Abdul Majid untuk dibawa pulang ke kediaman Kiai Makki di Kelurahan Kemayoran, Kabupaten Bangkalan. "Saat ini sudah pulang, tapi masih mengalami trauma," ucapnya.
Kiai Makki mengatakan, saat kejadian tersebut terjadi, putranya masih ada di tempat perwuduan yang ada di area mushala itu.
Saat itu, putranya hendak melaksanakan ibadah shalat ashar menyusul santri lain yang sudah ada di dalam mushala.
Tak lama kemudian, anaknya mendengar suara hentakan keras dan melihat bangunan yang ada di depannya itu ambruk usai mengambil wudu. "Jadi kejadiannya pas di depan putra saya. Dia melihat langsung dan berusaha menyelamatkan diri," ucap dia. Akibat kejadian itu, putranya saat ini masih syok dan trauma. Pihaknya lalu membawa pulang korban.
"Para santri kini diliburkan untuk dipulihkan psikologisnya," tuturnya.
Dia berharap, kejadian tersebut segera bisa diatasi. Kiai Makki mengajak seluruh pihak untuk mendoakan korban, pesantren, pengasuh, serta wali santri. "Kami sampaikan belasungkawa pada seluruh pihak yang menjadi korban atas musibah tersebut. Mari kita doakan supaya kejadian ini segera bisa teratasi," pungkasnya. (*)
Next News

Pria di Pamekasan Diamankan Polisi, Tidak Bayar saat Belanja di Toko Kelontong
a day ago

Polisi Tangkap 3 Pengedar Sabu di Sumenep, Barang Bukti 0,62 Gram
a day ago

Sumur Bor Keluar Gas, ESDA Sumenep ke Lokasi Ambil Sampel Air
a day ago

8.187 KPM di Bangkalan Terindikasi Judi Online, 445 Ajukan Sanggah untuk Reaktivasi
a day ago

Prabowo Sebut Pemerintah Pusat Akan Ambil Alih Pengangkatan Guru
a day ago

Prabowo Sebut Kebocoran Ekspor Indonesia Capai Rp15.000 Triliun
a day ago

Pemuda 20 Tahun Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi
a day ago

Nenek Hilang di Sampang Akhirnya Ditemukan Meninggal
a day ago

Prabowo Soroti Birokrat yang Disebut sebagai Deep State
a day ago

Alokasi Pupuk Bersubsidi 2026 di Sampang Meningkat
2 days ago




