Bersih-Bersih Komplek Pemakaman: Tradisi Warga Bangkalan Sambut Ramadan
Redaksi - Sunday, 15 February 2026 | 07:21 AM


salsabilafm.com - Momen keakraban berbalut suasana kekeluargaan tersaji dalam kegiatan gotong royong di komplek pemakaman umum Kampung Jaddih Pasar, Desa Jaddih, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, Minggu (15/2/2026).
Interaksi tanpa sekat formalitas sambil bersih-bersih kuburan itu sengaja digelar dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriyah.
Puluhan warga yang hadir bukan saja dari kampung setempat, namun juga warga kampung tetangga, yakni Kampung Jakan, Desa Parseh karena para leluhur mereka disemayamkan di makam pinggir jalan kabupaten tersebut.
"Setelah mendengar woro-woro besrombes (bersih-bersih) makam di grup WhatsApp, saya langsung bergabung. Kebetulan saya baru satu minggu pulang dari berlayar, alhamdulillah bisa bertemu dengan sanak saudara dan teman di kampung," ungkap salah seorang kru kapal pesiar, Moh Jakfar, warga Kampung Jakan, Desa Parseh, Minggu (15/2/2026).
Meski Besrombes komplek pemakaman umum sudah menjadi kegiatan rutin warga dalam menyambut Bulan Suci Ramadan, namun setiap tahunnya selalu menyuguhkan suasana keakaraban berbeda dipenuhi gelak tawa.
Rusyadi, warga Kampung Jaddih Pasar mengungkapkan, sebagian warga memang beraktifitas di luar Pulau Madura seperti Surabaya dan Sidoarjo. Bahkan beberapa pemuda di antaranya berprofesi sebagai kru kapal pesiar luar negeri.
"Karena kami tidak bertemu satu tahun, ketik berkumpul untuk besrombes kuburan para leluhur, ada saja cerita-cerita yang mengundang tawa. Sehingga menambah suasana akrab sambil gotong royong," ungkap Rusyadi.
Pantauan di lokasi, sedikitnya tujuh unit mesin pemotong rumput dikerahkan warga untuk membersihkan area makam dari tanaman perdu hingga ilalang hingga gulma yang mengganggu kegiatan ziarah warga saat Hari Raya Idul Fitri nanti.
Sejumlah warga juga membawa arit, cangkul, hingga gerobak sorong untuk mengangkut rumput dan dibakar. Beberapa warga lainnya bahu membahu mengecat keliling tembok makam, tampak pula kaum emak-emak datang sambil membawa makanan dan minuman ringan.
"Rencananya mulai besok pagi akan digelar khotmil Quran hingga selepas waktu Shalat Ashar, dilanjutkan dengan tradisi Rokat Makam. Biasanya diramaikan warga, mulai bocah, ibu-ibu, hingga para sesepuh kampung untuk doa bersama sekaligus makan bareng," pungkas Rusyadi. (*)
Next News

Harumkan Sumenep, Gita Nada Idaman Al-Munawarah Raih Juara 2 WBL Marching Competition Season 5
15 hours ago

Balap Liar di JLS Sampang, 36 Sepeda Motor Diamankan Polisi
15 hours ago

Melihat Sampang dari Seberang Jalan: Menggugat Pendidikan dan Ruang Perempuan Lewat Diskusi Literasi
17 hours ago

MUI dan HMI Bangkalan Gelar Bedah Buku Etika Pengolahan Air Limbah
17 hours ago

Penginjak Alquran di Pamekasan Terancam 5 Tahun Penjara
17 hours ago

600 Ton Beras SPHP Diduga Dioplos, Kerugian Negara Capai Rp3,3 Miliar
17 hours ago

Pengurus Ranting dan Lembaga MWC NU Pulau Mandangin 2026-2031 Resmi Dilantik
17 hours ago

Warga Bangkalan Temukan Bayi Perempuan Menangis di Teras Toko
3 days ago

Pura-pura Tanya Alamat, Pria Tak Dikenal di Bangkalan Diduga Lecehkan Siswi
3 days ago

HCML Tuan Rumah GCM ke-336, Perkuat Koordinasi Pasokan Gas Jawa Timur–Jawa Tengah
2 days ago




