Camplong dan Jrengik Jadi Titik Rawan Laka, Polisi Perketat Patroli Malam
Syabilur Rosyad - Tuesday, 07 April 2026 | 07:38 AM


salsabilafm.com - Wilayah kecamatan Camplong dan Jrengik, Kabupaten Sampang kembali menjadi lokasi rawan kecelakaan lalu lintas, khususnya pada malam hingga dini hari. Menyikapi hal tersebut, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sampang mengambil langkah tegas dengan meningkatkan patroli dan pemasangan imbauan keselamatan di sejumlah titik kritis.
Kasatlantas Polres Sampang, AKP Sulaiman, menegaskan, kedua wilayah tersebut memiliki tingkat risiko kecelakaan yang cukup tinggi, terutama saat kondisi jalan mulai sepi.
"Daerah Camplong dan Jrengik memang menjadi lokasi yang cukup rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas, terutama saat malam hari. Kami mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kecepatan kendaraan, menjaga jarak aman, dan apabila merasa mengantuk agar berhenti terlebih dahulu untuk beristirahat," ujarnya kepada salsabilafm.com, Selasa (7/4/2026).
Menurutnya, faktor utama penyebab kecelakaan di jalur tersebut selain kondisi jalan yang panjang dan sepi, adalah kelelahan serta menurunnya tingkat konsentrasi pengemudi. Kelalaian pengendara juga turut menjadi pemicu yang perlu diwaspadai.
Sebagai upaya preventif, pihaknya telah memasang sejumlah banner berisi pesan-pesan keselamatan di titik-titik yang dinilai rawan. Banner tersebut berisi imbauan penting seperti menjaga batas kecepatan, wajib menggunakan helm dan sabuk pengaman, serta larangan berkendara dalam kondisi mengantuk.
"Kami sudah memasang banner keselamatan berkendara di beberapa titik rawan laka sebagai pengingat kepada pengguna jalan agar lebih berhati-hati," jelasnya.
Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat, khususnya pengguna jalan nasional yang melintasi wilayah tersebut.
Tak cukup imbauan, polisi juga akan meningkatkan intensitas patroli, terutama pada jam-jam rawan. Patroli akan difokuskan mulai malam hari hingga dini hari, saat arus kendaraan barang dan perjalanan antarkota meningkat.
"Ke depan, kami akan meningkatkan intensitas unit patroli agar lebih sering melakukan pengawasan di jalur-jalur rawan kecelakaan," tegasnya.
Diharapkan dengan kehadiran petugas di lapangan, dapat memberikan rasa aman sekaligus menekan potensi pelanggaran lalu lintas yang bisa memicu kecelakaan.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, menegaskan, keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama antara aparat dan masyarakat.
Dia meminta para pengendara untuk tidak memaksakan diri jika kondisi tubuh sudah tidak fit.
"Kami mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri berkendara saat malam hari jika kondisi tubuh tidak fit. Mengantuk saat mengemudi sangat berisiko dan dapat menyebabkan kecelakaan fatal," ujar Eko.
Menurutnya, langkah patroli dan pemasangan banner merupakan bukti komitmen Polres Sampang untuk menekan angka kecelakaan. Selain itu, edukasi kepada masyarakat akan terus digencarkan agar budaya tertib berlalu lintas semakin meningkat.
"Polres Sampang berharap masyarakat yang melintas di jalur Camplong dan Jrengik lebih waspada. Selalu periksa kondisi kendaraan, jaga fokus, dan hindari penggunaan ponsel saat mengemudi. Dengan kepatuhan dan kewaspadaan, diharapkan angka kecelakaan di dua wilayah tersebut dapat ditekan secara signifikan," pungkas Eko. (Syad)
Next News

Bupati Sampang Kawal Usulan Strategis di Musrenbang Jatim 2027
12 hours ago

Gelar Pasar Murah, Pertamina Patra Niaga Bantu Kebutuhan Pangan Warga Bojonegoro
12 hours ago

Kemenhaj Bangkalan Pastikan Jamaah Calon Haji Aman Selama Ibadah
13 hours ago

Warga Pulau Mandangin Keluhkan Harga LPG 3 Kg Tembus Rp30 Ribu, Pemerintah Lakukan Investigasi
18 hours ago

Pelajar SMK Tersengat Listrik di Depan Sekolah, PLN Sebut Sumber dari PJU Ilegal
18 hours ago

Prabowo Bertemu Putin di Kremlin, Sepakati Kerja Sama Energi hingga Investasi
18 hours ago

Ketegangan di Timur Tengah Kembali Meningkat, Harga Minyak Tembus US$100 per Barel
18 hours ago

Warga di Sampang Keluhkan Jalan Poros Desa Rusak Parah, Kades: DD Alami Pemangkasan
2 days ago

Pasca Ambruk, SDN Pangilen Terpaksa Lakukan KBM di Luar Kelas
2 days ago

Belasan CJH Sumenep Batal Berangkat Haji, Kondisi Kesehatan Jadi Faktor Utama
2 days ago




