Rp81 Juta dari DBHCHT Dialokasikan untuk Pelatihan Pupuk Organik di Sampang
Ach. Mukrim - Sunday, 24 May 2026 | 09:16 AM


salsabilafm.com - Program pelatihan pembuatan pupuk organik yang direncanakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Kabupaten Sampang hingga kini belum terealisasi. Program tersebut nantinya akan menyasar 16 Kelompok Tani (Poktan) di wilayah setempat.
Kepala Bidang (Kabid) Prasarana dan Penyuluhan Pertanian Disperta KP Sampang, Budi Santoso, menyampaikan, program tersebut merupakan hasil usulan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan tahun 2025.
"Pembuatan pupuk organik ada, tapi belum dilaksanakan," katanya, Minggu (24/5/2026).
Untuk mendukung program tersebut, lanjutnya, pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp81 juta yang bersumber dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT). Pelaksanaan pelatihan diperkirakan berlangsung pada Mei atau Juni mendatang.
"Pagu anggarannya Rp81 juta dari DBHCHT. Mungkin Mei atau Juni direalisasikan," lanjutnya.
Budi menjelaskan, anggaran tersebut akan digunakan untuk kebutuhan operasional selama pelatihan berlangsung. Dalam program itu, peserta ditargetkan mampu memproduksi pupuk organik sebanyak 3.000 kilogram atau tiga ton.
"Nanti dibagi ke 16 lokasi," jelasnya.
Selain program pelatihan pupuk organik, Disperta KP Sampang juga menjalankan sejumlah program pertanian lainnya pada tahun ini. Pihaknya memastikan seluruh program akan diselesaikan secepat mungkin agar manfaatnya segera dirasakan para petani.
"Hasil pupuk nanti diserahkan kepada petani sesuai aturan," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Persiapan Pengamanan Pilkades Sampang 2027, Polisi Petakan Wilayah Rawan
16 hours ago

Pilkades Sampang 2026 Dipastikan Tak Bisa Digelar, Ini Sebabnya
16 hours ago

508 Kendaraan Dinas di Bangkalan Tunggak Pajak, Nilai Total Rp113 Juta
19 hours ago

Pembangunan Kawasan Industri di Bangkalan Akan Dimulai Awal 2027
19 hours ago

Polresta Sumenep Siagakan 3 Posko Terpadu Bantu Pencarian Korban KM Virgo 8
19 hours ago

Disperta KP Sampang Mulai Data Petani untuk Alokasi Pupuk Bersubsidi 2027
19 hours ago

Sumur Bor 40 Meter di Sumenep Diduga Mengandung Gas
20 hours ago

KPK Sita Uang Ratusan Miliar dalam 20 Koper dari OTT ATR/BPN
20 hours ago

Musik Daul Pamekasan Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia
20 hours ago

Kemenhaj Akan Verifikasi Ulang 3.000 Travel Umrah
20 hours ago




