Senin, 25 Mei 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Wabup Sampang Ajak Pelajar Tolak Narkoba: Kita Harus Berani Katakan Tidak

Ach. Mukrim - Monday, 25 May 2026 | 05:47 AM

Background
Wabup Sampang Ajak Pelajar Tolak Narkoba: Kita Harus Berani Katakan Tidak
Wakil Bupati Sampang, Ahmad Mahfud saat memberikan sambutan. (Mukrim/Salsa/)


salsabilafm.com - Pemerintah Kabupaten Sampang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membentengi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika dan dampak negatif teknologi. Hal ini dinilai krusial demi menyelamatkan masa depan daerah sebagai aset bangsa.


Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Bupati Sampang, Ahmad Mahfudz, saat membuka Seminar Edukatif Peduli Anak Bangsa Bersama Sahabat bertema "Sampang Pulih dan Berakhlakul Karimah, Sampang Peduli Tanpa Narkoba", Senin (25/5/2026).




"Narkoba adalah ancaman nyata yang dapat merusak masa depan generasi muda. Tidak sedikit anak muda yang kehilangan cita-cita, masa depan, bahkan kehidupan sosialnya karena terjerumus narkoba," ujar Mahfud dalam sambutannya.


Di hadapan ratusan siswa SMA/SMK/MA dan mahasiswa, Mahfud menegaskan pentingnya menolak segala bentuk peredaran barang haram tersebut. Dia meminta para pelajar berani mengambil sikap tegas demi menjaga integritas diri.


"Saya mengajak kita semua, khususnya para siswa dan mahasiswa, untuk tidak sedikit pun memberikan toleransi terhadap narkoba. Kita harus berani mengatakan tidak," ucapnya.




Selain ancaman narkoba, Mahfud juga menyoroti tantangan perkembangan zaman digital. Menurutnya, penetrasi teknologi informasi saat ini bagai pisau bermata dua bagi remaja. Di satu sisi, internet membuka ruang luas untuk belajar dan mengukir prestasi. 


Namun di sisi lain, jika tidak diantisipasi, teknologi berpotensi memicu kecanduan gawai hingga paparan konten negatif.




"Penggunaan media sosial juga harus disikapi secara bijak. Jika digunakan secara tidak tepat, media sosial dapat menjadi pintu masuk pengaruh negatif yang merugikan diri sendiri maupun orang lain," tambah Mahfud. 


Dia berharap lewat edukasi kepemudaan yang digelar oleh organisasi Sahabat ini, para peserta dapat menguatkan karakter personal mereka. Pembangunan daerah secara berkelanjutan dinilai tidak bisa instan dan bertumpu pada disiplin serta pergaulan yang sehat.


"Saya berharap kegiatan semacam ini bisa dilakukan secara berkelanjutan dan patut kita dukung demi masa depan anak-anak generasi muda bangsa Indonesia. Kalau bukan kita, siapa lagi yang peduli dengan mereka," pungkas Mahfud. (Mukrim)