Rabu, 15 Juli 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Distribusi Air Bersih ke Desa Terdampak Kekeringan di Bangkalan Terkendala Armada

Redaksi - Wednesday, 15 July 2026 | 07:56 AM

Background
Distribusi Air Bersih ke Desa Terdampak Kekeringan di Bangkalan Terkendala Armada
Dropping air bersih

salsabilafm.com  - Kekeringan yang melanda Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, terus meluas pada musim kemarau tahun ini. Namun, distribusi air bersih kepada warga terdampak belum berjalan optimal karena keterbatasan armada pengangkut.


Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bangkalan Arif Rahman Surya Atmaja mengatakan, distribusi air bersih saat ini hanya mengandalkan dua truk tangki berkapasitas 5.000 liter milik Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Bangkalan. 


"Untuk distribusi air bersih kami lakukan tiap hari Senin sampai Kamis menggunakan dua armada truk tangki PUDAM yang tersedia," kata Arif, Rabu (15/7/2026).




Menurut dia, keterbatasan armada membuat setiap truk hanya mampu melakukan dua kali perjalanan distribusi setiap hari. Kondisi tersebut diperparah dengan jarak tempuh menuju desa-desa terdampak yang cukup jauh. 


"Untuk distribusi ini kami lakukan secara bertahap ke tiap desa terdampak," ujarnya.




Hingga saat ini, BPBD telah menyalurkan bantuan air bersih ke 12 dari 20 desa yang mengajukan permohonan. Sementara itu, 8 desa lainnya masih menunggu giliran distribusi.


"Pendistribusian itu kami lakukan bergantian sesuai data pengajuan yang lebih dahulu masuk ke kami," kata Arif.


BPBD mencatat sedikitnya 27 desa di 10 kecamatan berpotensi mengalami kekeringan pada musim kemarau tahun ini.




Wilayah tersebut tersebar di Kecamatan Blega, Arosbaya, Sepulu, Kokop, Tanah Merah, Konang, Galis, Geger, Kwanyar, dan Klampis. Sebanyak 15.789 keluarga diperkirakan terdampak apabila kekeringan terus berlanjut. 


Untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, Pemkab Bangkalan menyiapkan pasokan air bersih sebanyak 300.000 liter yang akan disalurkan secara bertahap ke wilayah terdampak. (*)